PRINCE SEARCHING SUN.
Genre: romantic,sad act.
Cast.
-Lee taemin/Shinee.
-kim jonghyun/Shinee.
-suzy/Miss a>sun hae rim
Created:vie goong
Part 1.
3 buah mobil sedan mewah berwarna hitam menyusuri halaman depan istana kerajaan korea di abad ke 21.
Turun dari salah satu mobil tersebut seorang namja berpakaian rapi serta mantel bulu yg hangat karna sdang musim dingin.
Tidak
lama sorotan para reporter melengkapi kedatangan namja yg di sebut
putra mahkota itu,di samping itu para penggemar pangeran tersebut pun
bersorak histeris melihat pangeran yg begitu sempurna.
"mari yg mulia,silahkan!"ujar seorang pengawal namja.
Pangeran dgn coolnya memasuki istana.
Sampai di dalam istana.
"apa kabar pangeran? Sudah lama skali sejak kau kelas 6 SD aku tidak melihatmu."kata yg mulia raja tersenyum.
"ne! Hamba memberi hormat kpd yg mulia."kata pangeran bernama lee taemin itu memberi hormat dgn cara tradisional.
"ne, gomawo! Kau sudah dewasa putraku,kini kau siap untuk memangku tahta di pundakmu"
"suatu kehormatan bagi hamba yg mulia."jawab taemin.
"akan tetapi kau belum memenuhi syaratku."
"mianhe,apa yg paduka maksud?"
"sperti wasiat mendiang ibu suri, kau adalah putraku satu2nya, jadi kau harus menikah agar bisa memangku tahta."jelas raja.
"apa? Jadi itu isi wasiat yg mulia ibu suri?"
"benar! Aku ingin kau bersedia menikah di tahun ini."
"mianhe yg mulia, akan tetapi aku masih teramat muda."
"menurutku tidak, kau sudah berumur 20thn, itu sudah saatnya."
"tapi aku belum melanjutkan karirku sbg penulis?"
"aku
tahu pangeran, aku pun sangat menyesal harus mengatakan ini,tetapi
perlu kau tahu,kau adlh seorang pangeran,jadi impian2 yg lain tidak akan
terwujud,karna kau sudah mempunyai takdir."jelas raja membuat taemin
diam.
Kunjungan ke istana sudah slesai.
Taemin berjalan menuju mobil di kerubuni wartawan.
"awas awas! Minggir sbentar!"kata seorang pengawal.
Plakk!
Ada sbuah kamera yg menimpa wajah si pengawal karna gagal mengenai wajah taemin.
Taemin menatap pengawal itu kesakitan.
"dasar pangeran sombong!"
Next.
Seorang wartawan memaki taemin.
Taemin pun tidak memperdulikan lalu masuk ke mobil dan pergi dgn pengawal2nya.
Saat di mobil.
"mana pengawal itu?"tanya taemin.
"saya yg mulia?"seru pengawal itu dr jok mobil depan.
"kau?"taemin melihat wajah pengawal yg memar.
"aish! Dasar wartawan tidak terhormat! Haruskah dia membuat onar? Huft! Baiklah aku ucapkan gamshahamnida padamu,siapa namamu?"
"saya kim jonghyun."jlas pengawal itu.
"kim jonghyun! Ini cek untuk mengganti lukamu."kata taemin memberikan cek 10ribu dolar.
"tapi yg mulia.."
"ambil saja,anggap itu uang jajan dariku."kata taemin tersenyum.
Jong dan seorang temannya yg menyupir pun tersenyum.
==
seorang yeoja mengangkut sekantung beras di sbuah toko.
"huft!
Lelah skali rasanya, heuh! Andai saja beras2 ini adalah uang, aku akan
membawanya pergi."bisik yeoja bernama sun hae rim itu.
"hey! Apa yg kau lakukan disitu sun? Ayo kemari. . .ini upahmu seharian ini."jelas ibu pemilik toko memberikan uang.
"huft! Baiklah gomawo ajumma!"triak sun yg terburu2 pergi kuliah.
"heum. .lumayan juga ,uang ini untuk membeli obat untuk ji nin."kata hae rim tersenyum.
Bruuggh!
Hae rim menabrak seseorang dan terjatuh
"aduuh !"hae rim memegang bokongnya kesakitan.
"wah! Rupanya kau?"seru jong yg menabraknya.
"jongoppa?"
"haha! Kbetulan skali yah kita bertemu."
"kbetulan apa? Ini namanya kecelakaan!"
sun beranjak bangun.
"haha. .ya itu berarti kecelakaan yg kbetulan,oya kau mau kmana?"
"aku mau ke rumah sakit dulu baru pergi kuliah..kau sendiri?"
"oh,aku tidak kmana mana, hanya jalan2 saja."
"kau tidak kerja oppa?"
"aku sdang libur."
"oya, ku dengar dari teman2ku putra mahkota sudah kembali dari amerika?itu brarti kau sibuk kan?"
"ya,awalnya aku kira sperti itu,tapi pangeran tidak sperti perkiraanku,dia ramah dan baik."
"benarkah? Memang dia memberimu uang?"
"haha!
Di kepalamu hanya ada uang dan uang yah? Heumm. .ya dia memberiku cek
10ribu dolar untuk luka ini."tunjuk jong pada luka memarnya.
"wah! Wajahmu knp?"
"tidak apa2 ,ini hanya luka kecil"
Part 2.
"tapi knp itu?"
"ini hanya terkena kamera wartawan."
"aah! Kau ini,ayo obati."kata hae rim memegang wajah jong.
==
"apa?!"asisten pelayan pangeran terkejut mendengar ucapan pangeran.
"ya! Aku ingin istirahat dulu sementara,ingat! Apa pun yg terjadi jgn katakan apa pun pada raja."jelas taemin membawa kopernya.
"tapi yg mulia bgaimana kalau yg mulia raja memecat kami?"
"tidak akan! Karna hanya aku yg berhak."
taemin pergi diam2 dgn taxi dari gerbang istana belakang.
"heum. .aku rasa aku harus jalan2 dulu slama di korea ini, tidak adil skali jika aku harus menghabiskan waktuku di istana.haha"
sampai di sbuah mall ,lengkap dgn penyamaran yg keren taemin memasuki mall.
"heump. .mall ini lumayan besar,next destination,game zone i'm coming!."kata taemin menuju tempat permainan.
Taemin
bermain bettle dance,gerakannya sangat gemulai persis dgn clue di mesin
game.akhirnya taemin mendapat pujian karna skor akhirnya mencapai
rekor.
Smua orang tepuk tangan.
Plukk!
Topi yg di pakai taemin terjatuh dan akhirnya penyamaran taemin terungkap.
"hey itu kan pangeran!"seru seorang yeoja menyadari.
"iya benar, pangeran! Kami minta tanda tangan."
"foto2 juga yah!"
taemin pun berlari di kejar2 fans2nya.
"uwaaa!ow ow"taemin terus berlari.
Brugh!
"aw!"
taemin menabrak sun.
"mianhe! Hosh hosh! Aku mohon tolong aku,jebal jebal!please!"kata taemin memohon pada sun.
Para fanz pun tiba di tempat sun berdiri.
"hey nona! Kau lihat pangeran tidak?"tanya seorang yeoja dgn teman2nya.
"pangeran? Apa? Tidak! Pangeran kodok?"
"bukan! Pangeran lee?"
"tidak! Tapi tadi ada namja berlari ke arah foodcurt."jelas sun.
Mreka pun langsung berlari.
Taemin pun keluar.
"apa sudah aman?"
"aneh skali? Apa yg mreka cari? Pangeran? Pangeran kodok?"sun bingung.
"hey! Berhenti memanggilku begitu!"seru taemin.
"apa? Kau ini artis yah?"
tanya sun yg tidak tahu apa2 tentang pangeran.
"apa? Jadi kau benar2 tidak tahu siapa aku?"
"memangnya siapa kau? Artis?knp di kejar2?apa kau mencopet?"
"heuh!! Tentu saja aku ini artis."
Next.
Taemin berbohong pada sun.
"tapi knapa kau harus sembunyi di dalam tempat kerjaku?"kata sun kesal.
"mianheo! Jadi kau pelayan di stan burger ini?"
"ya! Aduh rotinya jadi gosong,ini smua gara2 kau,cepat ganti rugi!"
"apa?"
taemin pun memberikan cek 10ribu dolar.
"hey! Kau fikir aku bang? Bayar dgn uang tunai saja!"pinta sun.
"apa? Tapi aku tidak punya!"
"haduh! Aku juga tidak punya kembaliannya!"
"kembalian? Aku tidak minta kembalian padamu!"
"benarkah?"sun menatap cek itu.
"(10ribu dolar?hehe ini terlalu berlebihan untuk sebuah burger.)"gumam sun tersenyum.
"pasti kau berfikir tentang cek itu kan?haha,cek itu memang tidak seharga dgn burger gadunganmu itu."ledek taemin.
"apa? Apa kau bilang? Braninya kau!"
"baik2 aku akan pergi!"jelas taemin berjalan.
"dasar artis menyebalkan!"
omel sun kesal.
==
setelah pulang kerja sun pergi menuju rumah.
Di belakang sun ada yg mengikuti.
Sun merasa curiga,sesekali ia menengok ke belakang.
Sun melihat orang itu sembunyi di sbuah pilar jalan.
Plakk!
Sun menepak bahu seorang namja yg mengikutinya itu.
"hey!"
ternyata taemin.
"kau? Artis menyebalkan itu?"sun terkejut.
Taemin hanya tersenyum malu.
"knp kau mengikutiku?pasti kau mau berbuat jahat padaku kan?"
"hey !jgn salah sangka!aku hanya ingin tinggal bersamamu saja!"
"apa? Apa kau tidak punya rumah?"
"ya,aku baru saja bangkrut,makanya ku jual rumahku."
"heheh lucu skali,kau ini artis yg bangkrut bgitu? Lalu apa kau fikir tinggal di rumahku akan gratis?"
"tentu saja,aku punya banyak uang!"
"benarkah?lalu knp kau tidak ke hotel saja?"
"karna uang ku tidak cukup."
"benar juga, kau kan artis bangkrut,tapi lupakan saja,kau tidak akan sanggup membayar uang sewanya."
"apa? Kau fikir aku semiskin itu?katakan brapa? 200ribu,300ribu atau berapa?"
"500ribu perbulan! Jadi lupakan saja."
"wah mahal skali! Memangnya rumahmu itu istana?"
"tentu saja, semacam itu,karna rumah itu adalah rumah yg di hormati oleh raja."
jelas sun meminum sgelas kopi.
"apa? Haha,bercanda,mana ada rumah semacam itu?"
Part 3.
"apa? Tentu saja! Kau tidak percaya?"
"haha,jika ada pasti rumah itu sudah di ambil alih oleh kerajaan."
"yasudah kalau tidak percaya!"
sampai di sbuah bangunan tua,desainnya kuno dan megah.
"ayo cepat katakan dimana rumahmu?"
"heuh! Berhentilah mengikutiku!"
taemin memandang gerbang rumah megah itu.
"myeon seondang?"
taemin menatap papan nama di dpan gerbang.
"benar! Knp?apa kau terkejut?"
"ini benar pafiliun myeon seondang? Rumah singgah sukwon cheon dan raja joo seon?"kata taemin yg tidak menyangka.
Sun pun membuka pintunya lalu masuk.
"apa? Dia benar2 pemilik tempat ini?"taemin terkejut dan ikut masuk ke dalam.
Terlihat sbuah pemandangan yg sangat indah,dgn ornamen tradisional di stiap dindingnya.
"hey!knp kau ikut masuk? Tempat ini hanya untuk orang2 terhormat saja tahu!"kata sun memaksa taemin keluar.
"jadi benar kau pemiliknya?"
"tentu saja,jika tidak pasti aku tidak bisa masuk."jelas sun.
"baiklah aku sewa kamar disini? Katakan brapa?"
"ah! Tidak! Aku hanya bercanda,tidak mungkin aku mengizinkan sembarang orang tinggal di tempat yg mulia ini."
"5juta perbulan!"jelas taemin membuat sun kaget.
"apa? Li li lima juta?(uang sebanyak itu bisa ku pergunakan untuk membayar uang berobat ji nin dan kuliah)"
gumam sun.
"bgaimana? Apa kau setuju?"
"ekhem! Baiklah 5juta,di bayar di muka ya!"
taemin mengambil cek dari kantongnya.
Sun melihat cek itu dgn mata berbinar.
"(dasar mata duitan)"gumam taemin.
"baiklah!kamarmu ada di sebelah kamarku,yaitu ruang tengah stelah taman dalam."jelas sun yg pergi ke kamarnya.
"(benar2
menakjubkan! Jadi ternyata dia pemilik dari bangunan sejarah ini,tapi
knp dia tidak mau melepaskan peninggalan sejarah ini?heuh! Pasti stiap
minggu dia mengadakan acara kunjungan dan memungut biaya pada
tourist,dasar mata duitan!"kata taemin menyusuri tempat itu.
==
jong berjalan menuju myeon seondang.
"heumm! Hae rim pasti suka eskrim ini."
taemin melihat kedatangan jong dan bersembunyi di balik pintu sbuah ruangan.
"gawat! Dia kan pengawal itu."taemin kawatir.
Next.
Jong memasuki halaman rumah.
"kemana dia? Knp kamar ini tidak di kunci?"
jong mengecek ke dalam kamar taemin.
Taemin sembunyi di samping lemari besar.
Jong pun menutup pintu kamar tsb.
"oppa? Ada apa kau kemari?"tanya sun yg membawa ember di tangannya.
"oh !ayo kita makan eskrim!"ajak jong.
"huft! Untung saja dia tidak lihat."kata taemin lega dan perlahan membuka pintu .
Jong melihat sepatu taemin.
"sepatu siapa ini?"
"oh! Itu mungkin milik si artis bangkrut itu."
jelas sun melahap eskrim.
"artis bangkrut?"
"iya,dia menyewa kamar di sini,"
"tapi bukankah kau tidak izinkan siapapun menginap disini?"
"ya,tapi sewanya 5juta perbulan,hehe tidak mungkin aku lewatkan kan?"
"haha,dasar
kau ini?spertinya orang itu punya uang yg banyak? Tapi dia namja atau
yeoja?kalau dari spatunya dia itu pasti namja?"
"ya, dia namja."
"benarkah?"jong menatap curiga.
"hey oppa! Knp kau menatapku sperti penjahat begitu?"
"karna aku melihat ada yg tidak beres."
"ah! Sudahlah!"
~because a naughty naughty!hey a mr.simple~
suara ponsel sun berbunyi tanda tlp masuk.
"halo?"suara sun menjawab tlp dan pergi ke tempat yg aga jauh dari jong.
"sepatu ini sperti pernah ku lihat?"ujar jong mengingat.
Sun slesai menelpon.
"oppa?"
"ne?"
"apa kau membayar biaya rumah sakit ji nin lg?iyh! Kau jahat!"
plak! Plak!
Sun memukul jong tidak terlalu keras.
"hey!kau ini kenapa?aku hanya ingin membantumu!"
"kau jahat skali, knp kau membuatku berhutang terlalu banyak?"
"hey,aku kan tidak menyuruhmu membayarnya,aku tulus!"
"heum. .walau bgaimanapun aku ucapkan gamsha!"kata sun menunduk berterima kasih.
"haha,sudahlah! Kita ini kan teman?jadi harus saling membantu. .oke?"kata jong merangkul sun.
"oh! Jadi mreka pacaran? Huft! Tidak sangka yeoja galak itu punya kekasih yg lumayan."kata taemin yg mengintip dari balik pintu.
==
malam itu taemin tidak bisa tidur karna tidak terbiasa tidur di kasur futon.
"huft! Ini benar2 perjuangan! Bgaimana aku bisa tidur dgn kasur sekeras ini?"keluh taemin memukul2 futon.
Part 4.
Srett!
Sun membuka pintu kamar taemin.
"hey! Apa kau ini tukang bangunan? Knp memukul lantai sperti itu? Kau tahu itu menggangguku!"
omel sun.
"oh,mianhe. .aku tidak biasa tidur di kasur futon ini."
"lalu?"
"apa ada ranjang?"tanya taemin.
"aku tidak punya!"
"knp tidak punya?bukankah penginapan harus punya?tidak masuk pelayanan prima!"jelas taemin membuat sun kesal.
"hey kau! Sejak awal aku sudah katakan ini bukan penginapan!"triak sun marah.
"aduh2 knp kau marah? Aku ini kan tamu?"
"iya,tamu yg merepotkan! Hah sudahlah! Lebih baik kau tidur jika berisik meminta ranjang lg,aku kan membungmu keluar!"
kata sun pergi.
"tapi bgaimana? Aku tidak bisa tidur jika tidak ada AC?"
triak taemin
"kalau bgitu kau tidur saja di bak mandi! Dasar merepotkan!"
sun kesal lalu menutup kepala dgn slimutnya.
==
sudah pagi, sun menyiapkan makanan untuk di bawa ke RS menjenguk ji nin (adik sun)
taemin bangun tidur dan melihat sun.
"kau sdang apa? Apa sarapanku pagi ini?"tanya taemin dgn tampang cutenya saat bangun tidur.
"makan saja seadanya!"jelas sun.
"apa ini?"
"itu bubur dan sup kacang merah."
"apa? Makanan apa ini? Apa tidak ada roll age atau sandwich,minimal roti lapis selai?"
"aku tidak punya uang lg,jd makan seadanya!"
kata sun siap2 pergi.
"apa? Tapi aku kan sudah berikan uang?"
"uang itu untuk biaya RS adikku,"
"tapi. .tapi mana bisa aku makan tanpa hidangan pencuci mulut hah?"
sun pun kesal.
"cuci saja mulutmu pakai deterjen!dasar cerewet!"seru sun yg kemudian pergi.
"hey
kau! Bgaimana bisa kau melakukan ini padaku! Aish! Aku ini kan pangeran
putra mahkota! Benar2 penghianatan seorang rakyat!heuh!"omel taemin
sambil memakan makanan dgn ksal.
"heum,tapi enak juga!"
taemin melahap sup dan bubur itu.
==
istana menjadi kacau karna kepergian taemin.
"apa? Menghilang?"seru raja terkejut.
"be benar yg mulia, yg mulia pangeran meninggalkan istana sejak kemarin."jelas ajudan.
"tapi kmana dia?cepat cari pangeran! Jgn sampai terjadi apa2 padanya!"jelas raja.
Sluruh pengawal pun mencari taemin.
Next.
Taemin berjalan2 di sekitar halaman myeon seondang.
"ini
benar2 asli!aku tidak menyangka dia adalah pemilik tempat ini,tapi jika
dia pemilik tempat ini itu berarti dia adalah kerabat dari yg mulia
sukwon? Di sejarah pernah menceritakan kalau myeon seondang di wariskan
kpd kerabat dari keluarga appa sukwon,jika benar berarti dia
adalah...penerus dari keluarga sukwon."kata taemin mengira2.
Taemin melanjutkan penyusuran ke perpustakaan.
Terlihat buku2 kuno sperti peta2 dan dokumen2 tempat itu.
"oh,jadi
dia tidak mau melepaskan tempat ini karna meyakini tempat ini adalah
miliknya yg harus di jaga,tapi tetap saja ini kan peninggalan
sejarah,harus di berikan pada istana untuk melanjutkan restorasi
istana."jelas taemin menutup sebuah catatan.
"aku harus mengembalikan
tempat ini pada kerajaan karna aku putra mahkota,jadi aku berhak,aku
akan jadikan ini sbg jaminan untuk tidak menikah,karna yg mulia akan
mempertimbangkan jasaku sbg pengembali myeon seondang,dan aku pantas
menjadi seorang raja."kata taemin tersenyum.
==
saat di rumah sakit.
"eonni! Aku mau makan eskrim!"kata ji nin yg di gendong sun menuju gerbang RS.
"tapi ji nin masih sakit,nanti saja yah kalau sudah sembuh."bujuk sun.
"tidak! Jinin mau eskrim!"pinta jinin manja.
"anyeong jinin! Oppa bawa eskrim!"
seru jong yg tiba2 muncul.
"oppa? Yeaah!"jinin bersorak gembira.
Jong pun menggendong jinin.
"oppa!knp kau berikan dia eskrim?dia kan masih sakit."kata sun merasa tidak enak.
"hey!aku tahu bukan itu alasanmu,tapi karna kau tidak punya uang kan?"
duga jong dan sun hanya diam karna itu benar.
Mreka pun naik ke dalam mobil jong.
"knp kau bisa datang?"tanya sun.
"kau ini bgaimana?aku ini kan oppanya jinin!iya kan jinin? Bgaimana eskrimnya?enak?"
"enak skali oppa, jika nanti sudah besar aku akan membeli eskrim yg besaaaar skali."celoteh jinin belepotan eskrim di pipinya.
"hahaha! Benarkah?sebesar gunung kah?"
"hehe iya oppa!"
==
sudah sampai rumah sun dan jinin turun dari mobil. Mobil jong pun pergi.Taemin sdang berlari2 ketakutan
Part 5.
Seekor ayam mengejar taemin,karna taemin takut ayam maka dari itu ia berlari terbirit2.
Sun dan jinin ternganga melihat itu.
"hus!hus! Pergi kau! Kalau tidak aku akan menggorengmu!hus hus!"
kata taemin memeluk pilar.
"heheuh!"sun tertawa geli.
"eonni siapa dia?"tanya jinin.
"jgn di fikirkan,dia itu orang gila."jelas sun yg tidak perduli lalu masuk ke dalam rumah.
"hey!nona penjual burger! Oh tidak2..nona kost!cepat singkirkan ayam jelek ini dari hadapanku!"triak taemin.
"singkirkan saja sendiri!" triak sun.
"namja takut dgn ayam! Dasar penakut."
"tapi aku tidak tahu caranya! Dia akan memakan bokongku,cepat bantu aku!"
sreet!
Sun membuka pintu kamar lalu menangkap ayam dan membawanya ke luar gerbang.
"huft! Knp ada makhluk menakutkan sperti itu?"keluh taemin.
"knp ada org sepenakut kau? Heuh! Apa seumur hidupmu kau tidak pernah lihat ayam?"
"bgaimana bisa lihat?di istana tidak ada ayam berkeliaran."
"apa? Istana?"tanya sun kaget.
"oh! Maksudku di rumahku yg sperti istana itu tidak ada ayam."jelas taemin gugup lalu pergi ke kamar.
Sun melihat heran.
"sepertinya aku pernah melihat oppa itu, tapi dimana ya?"kata jinin mengingat.
Sampai di kamar.
"untung
saja dia tidak menyadari aku siapa?huft! Taemin bodoh! Knp bisa
keceplosan? Ini sudah tempat yg paling aman, dia tidak tahu aku siapa
itu sangat bagus kan?"kata taemin bicara sendiri.
==
jinin bermain boneka,taemin terlihat mondar mandir di halaman lalu duduk di teras.
Jinin menghampiri taemin dan memberikan sbuah coklat kecil berbentuk strowbery.
"heuh!apa?"tanya taemin.
"aku sun jinin! Maukah oppa yg tampan menjadi chingu ku?"tanya jinin dgn imut.
Taemin tersenyum dan mengambil coklat.
"tentu saja nona manis!"
jinin memeluk taemin.
Taemin terkejut tapi akhirnya menggendong jinin.
Sun melihat itu.
"aneh
skali,jinin biasanya tidak mudah dekat dgn orang lain,bahkan dgn jong
saja harus menunggu 3 tahun,tapi knp dgn si aneh itu bisaa cepat?"sun
bingung.
"oppa! Siapa namamu?"
"oh iya,perkenalkan namaku lee tae. . . .sun! Yah lee taesun."
Next.
"oh oppa tae sun ayo makan coklatnya."seru jinin tersenyum.
Mreka pun main bersama.
==
sementara istana sangat galau.
"apa? Kalian belum menemukan pangeran juga? Cepat cari ke sluruh pelosok daerah,mengerti!"printah ajudan raja.
Jong baru saja datang.
"ada apa ini?"
"pangeran menghilang,kita harus mencarinya."jawab seorang pengawal.
"hilang?"kata jong bingung dan sgera ikut mencari.
"usahakan agar berita ini tidak menyebar ke media."printah raja yg masih kebingungan.
"kemana sbenarnya dia?"ujar permaisyuri bingung.
"tenang saja, dia akan kembali"jelas raja.
==
malam itu taemin ,sun dan jinin berjalan di tepi danau karna myeon seondang berada di pinggir danau besar.
"oppa taesun! Apa kau pernah naik perahu?"tanya jinin.
"tentu saja pernah,bahkan sering,apa jinin juga pernah?"
"emh. .tidak! Aku ingin skali naik perahu,tapi kami tidak punya uang.,eonni slalu mengatakan begitu"
"euh!jinin sudah jgn bicara lg."kata sun malu
"heum. .nanti kita naik perahu kapal yg besar yah,?"seru taemin tersenyum dan menggendong jinin.
"heum!
Seharusnya kau ajak jinin sesekali jalan2 dgn perahu,atau tamasya ke
taman hiburan!,atau belikan TV untuknya agar dia tidak bosan..kau ini
pelit skali!"omel taemin.
"apa? Heuh! Aku tidak punya waktu untuk
itu,kau tahu ?aku harus bekerja dan kuliah serta mengurus rumah,apa
sempat? Dan TV, kami tidak memerlukan TV,karna tidak bermanfaat."jelas
sun sinis.
"haha! Pantas saja kau tidak kenal aku,di rumahmu saja tidak ada TV atau radio."
"sejak
kecil aku memang di larang menggunakan itu smua,karna dlm myeon
seondang tidak boleh ada barang2 yg tidak berguna."jelas sun.
"ouh begitu! Heum. .boleh aku tanya?"
"apa?"
"bukankah myeon seondang adalah peninggalan sejarah,tapi kenapa kau tidak serahkan pada raja saja?"tanya taemin aga ragu.
"apa?
Heuh. .sampai kapanpun tidak akan ku berikan,itu adalah harta yg paling
berharga dari nyawaku,alasan knp aku tidak serahkan itu karna buruknya
penanganan tentang barang sejarah oleh istana,dan itu smua karna paduka
raja kurang bijaksana"
Part 6.
"hey kau berani skali mengatakan itu?kau mau di hukum mati,karna menentang raja?"
jelas taemin kesal.
"memang apa salahku?bukankah aku benar?"
"knp kau bilang raja tidak bijak?"
"tentu
saja,jika raja bijak dan bisa di andalkan knp raja tidak menjaga baik
surat kaisar joo seon? Lalu jurnal kaisar sun jong pun bisa ada di
istana elisabeth inggris?lalu bgaimana raja akan menjaga myeon
seondangku?apa paduka raja akan menjadikannya hotel? Atau tempat
rekreasi?heuh!"tanya sun,membuat taemin diam menatap sun.
"(rupanya begitu? Yeoja ini begitu menyayangi peninggalan sejarah sampai rela mempertahankannya sampai sekarang.)"
"lalu sampai kapan kau akan mempertahankannya?"
tanya taemin tajam.
"sampai
aku merasa yakin bahwa raja mampu menjaganya,lg pula untuk mendapatkan
myeon seondang butuh persetujuanku,jika aku tidak setuju pun tidak
masalah,karna di wasiat keluargaku myeon seondang tidak mengenakan segel
istana."
jelas sun.
Taemin terdiam,tidak sadar kalau jinin tertidur di bahu taemin.
Prukk!
"aw!aw!"taemin menginjak pecahan kaca dan hampir terjatuh,karna takut jinin ikut jatuh sun menangkap tubuh taemin.
bruuggh!
Mreka terjatuh,tapi jinin tidak bangun.
Taemin melihat kakinya yg terluka.
"aduh! Knp jd begini! Tahan yah aku akan ambil obat!"kata sun panik lalu pergi sambil menggendong jinin.
Taemin mengerang kesakitan.
Tidak lama sun kembali dgn kotak obat.
"sini! Biar ku obati."
"aw! Aw! Pelan2 mencabut kacanya!"imbuh taemin.
"iya2!kau ini cengeng skali."
"bukan begitu,seumur hidupku di gigit semut saja aku tidak pernah!"jelas taemin manja.
"kau ini? Memangnya kau pangeran sampai terjaga seperti itu?tahan sedikit!"jelas sun memberikan obat.
"aaa!"
triak taemin.
Sudah slesai di perban sun pun memapah taemin berjalan.
Sesekali mreka berpandangan.
"ekhem! Kau cantik juga kalau rambutmu terurai!"seru taemin salah tingkah.
"apa? Tentu saja, aku ini kan noona naemu yeppo!"jelas sun gugup.
"a a a a!"
bruuggh!
Mreka terjatuh lg dan kali ini tubuh taemin menimpa tubuh sun.
Taemin menatap sun
Next.
Mereka jadi salah tingkah.
"ayo cepat! Di sini dingin!"seru sun memapah taemin.
Salju pun mulai turun.
==
taemin tidak bisa tidur,tubuhnya demam karna lukanya yg terus mengeluarkan darah.
"oh tuhan! Apakah aku akan mati sekarang?"kata taemin yg tidak bisa bergerak.
Sementara di kamar sun sdang belajar.
"bgaimana keadaan kakinya ya? Lukanya itu cukup dalam."kata sun kawatir pada taemin.
Sun mengintip taemin yg sdang demam.
"hey! Apa kau sudah tidur?"
taemin hanya diam.
Sun hendak menutup pintu,tapi ia melihat di kasur ada darah.
Sun segera memeriksa.
"oh tuhan! Badanmu panas skali! Sbentar,aku akan menelpon RS."
"jangan! Aku mohon?! Aku tidak apa2.."jawab taemin lemah.
"baiklah tunggu sbentar!"
sun mengambilkan handuk dan air untuk mengompres taemin.
"seharusnya kau bilang jika sakit!"ujar sun yg kelihatan kawatir.
Akhirnya sun ketiduran duduk di samping taemin sambil memegang handuk kompres.
Taemin terbangun dan melihat sun yg tidur lelap,perban kaki taemin juga sudah di ganti.
"gomawo!"ujar taemin memandang sun dgn lembut.
"(ternyata
dia punya sisi seperti ini,dia cantik saat tidur dan tersenyum,dia
benar2 aneh,jika dia tidak suka aku knp dia merawatku?hehe..yeoja yg
polos, bahkan dia tidak kenal aku.)"gumam taemin memandang sun sambil
tersenyum.
==
keesokan paginya sun membuatkan bubur abalon untuk taemin.
"heum! Sudah enak!"ujar sun menyicipi bubur.
Taemin terbangun dan melihat sun sudah ada di hadapannya.
"kau sudah bangun?ayo makan dulu buburnya!"seru sun membuka tutup mangkuk.
"ini untukku?"
"tentu, ayo makan,sbelum aku berubah fikiran."jelas sun.
Taemin pun memakan bubur itu.
"eum! Ini enak!"seru taemin.
"tentu saja,apa pun yg ku buat pasti enak!"ujar sun tersenyum.
"knp kau memberiku bubur? Apa kau inginkan sesuatu dariku?"taemin memandang curiga.
"apa maksudmu? Aku hanya tidak ingin kau mati di rumah ini."jelas sun.
"kau ini!(ku kira dia sudah tahu aku pangeran)"
"oya jgn lupa ,stelah ini kau harus ganti perbanmu!"
"tapi aku tidak bisa lakukan sendiri!"kata taemin manja
Part 7.
Akhirnya sun membantu taemin mengganti perban.
"kau ini,kalau sdang sakit sperti bayi saja yah!"ujar sun.
"bukan begitu,aku memang benar2 tidak bisa"taemin mengeluh.
"oya,apa disini tidak ada komputer? Atau internet?"
tanya taemin
"tidak ada!"
"knp? Manusia itu kan memang membutuhkan internet? Heuu. .kau pasti gaptek!"
plakk!
Sun memukul kepala taemin.
"enak saja! Bukannya aku tidak bisa,tapi karna aku memang tidak mampu membeli laptop atau komputer."
jelas sun yg memerban kaki taemin.
"heum. .hidupmu memang susah sejak awal!"
"memang knp kau tanyakan internet?"
"aku harus menulis sesuatu di sosial network ku."
"menulis apa? Sosial network yg kau maksud itu facebook?"
"bukan hanya facebook,tapi twitter,bloger dan masih banyak yg lainnya."jelas taemin.
"heuh! Kau ini kan sudah bangkrut,knp harus tulis status segala?"
"bangkrut belum tentu fans berhenti mengejarku,heuheu. .kau mau tahu nick ku?"
kata taemin berlaga.
"tidak mau!"
"namanya, prince searching sun!jgn lupa cari itu oke?!"jelas taemin promosi.
"apa?
Aku tidak punya waktu untuk hal yg tidak berguna sperti itu,aku ini
orang sibuk tamu bodoh!lg pula nick mu itu sangat norak"jelas sun.
"apa kau bilang? Heuh! Prince searching sun itu berarti pangeran yg ingin menemukan kebahagiaan"jelas taemin bangga.
"haha,
bukankah artinya adalah pangeran yg sedang menjemur pakaian atau
berjemur di tepi pantai?haha!itu yg kau bilang bagus?"ledek sun.
"heh! Sembarangan! Huft! Orang kelas bawah sperti mu memang tidak tahu apa2 tentang sastra."
kilah taemin kesal.
"apa?
Sastra? Memang apa yg salah dgn ucapanku? Prince itu kan
pangeran,searching itu mencari,sun itu matahari..sama saja dgn pangeran
mencari matahari untuk mengeringkan pakaian!hahaha,lucu skali."kata sun
tertawa.
Taemin kesal dan memandang wajah sun yg cantik saat tertawa.
"knp kau melihatku begitu? Apa kau sdang memikirkan untuk menjemur pakaian hah?hahaha"sun melanjutkan tawanya.
"(pipinya merah sperti tomat saat tertawa,dia cantik skali,sejak usia berapa dia bisa secantik ini?)
Next.
Taemin terpana dgn yeoja yg ada di hadapannya itu.
==
jong membeli eskrim dan beberapa daging untuk di bawa kerumah sun.
Sampai di rumah sun.
"oppaaa!"triak jinin yg langsung minta di gendong oleh jong.
"oppa? Ada apa kemari?"tanya sun.
"tentu saja mau memanggang daging bersama kalian!"jelas jong memperlihatkan daging.
Mreka pun memanggang daging.
"oya bgaimana pekerjaanmu di istana?"tanya sun.
"buruk!"
"knp?apa terjadi sesuatu?"
"ya, tiba2 saja putra mahkota menghilang."
"apa? Menghilang?"sun kaget.
Taemin hanya menguping di balik pintu kamar tamu karna ada jong di halaman taemin jadi tidak bisa masuk ke kamar.
"knp bisa begitu?apa pangeran melarikan diri dgn seorang putri?"tanya jinin penasaran.
"tidak! Ia melarikan diri dgn kopernya,hehe. .
Ya. .keadaan menjadi buruk,paduka raja mencari kesana kemari,dan aku jd sering lembur. .huft!"imbuh jong.
"heuh!
Dasar pangeran itu, seenaknya saja berulah, knp rada bisa memilika
putra yg seenaknya begitu! Benar2 penghancur restorasi!"omel sun.
"haha,kelihatannya kau kesal skali?"
"tentu
saja, bgaimana bisa calon raja melakukan hal itu? Raja kan harus
mengayomi rakyat,bukannya bersenang2 di luar sana,dia harus memiliki
sikap yg bijak dan melindungi rakyat smua kalangan..percuma jika dia
tidak berubah, myeon seondang dan peninggalan2 kerajaan pun akan lenyap
jika punya raja sperti itu."jelas sun membuat taemin termenung mendengar
ucapan sun.
"jika aku bertemu dgn pangeran itu akan ku cabik2
tubuhnya,ku keluarkan isi perutnya dan ku gantung ususnya di namsan
tower."kata sun membuat taemin aga ngeri mendengarnya.
"hahaha. .eh ngomong2 aku boleh numpang ke toilet?"tanya jong.
"oh tentu,masuk saja kau sudah tahu kan?"jelas sun.
Jong pun melewati tempat dimana taemin sembunyi.
Braakk!
Taemin tidak sengaja menjatuhkan pajangan kristal ke lantai.
Jong menyadari kalau ada benda yg jatuh.
Jong curiga dan melihat taemin sdang sembunyi.
"siapa kau?"seru jong ,taemin terkejut.
Taemin membalikan tubuh.
Jong ternganga melihat taemin.
"ya ya yang mulia?!"
Part 8.
Taemin segera mengajak jong ke taman belakang dan membuat kesepakatan dgn jong agar tidak memberi tahu sun.
Jong pun setuju karna rasa hormatnya pada taemin.
Mreka berdua menuju sun dan jinin.
"eh kau sudah sembuh?"tanya sun pada taemin.
"ya, sudah mendingan lah!"kata taemin senyum.
"oya kenalkan, dia ini tamu yg menginap di rumahku oppa!"jelas sun.
"ahahaha! Tenang saja,kami sudah saling kenal."jelas taemin yg salah tingkah.
"benarkah? Benar oppa?"
"ya, dia ini bintang hallyu yg sdang krisis."jelas jong.
"haha, itu buktinya,aku tidak berbohong kan?"ujar taemin yg gugup lalu diam.
Mreka pun makan daging dan minum soju bersama.
Jinin tertidur dan mengigau.
"aku mau naik kapal perahu yg besar!"kata jinin yg trus mengigau.
Taemin mendengar itu.
==
"apa? Myeon seondang?"ujar raja yg menerima info dari pengawal.
"iya yg mulia, yg mulia pangeran tinggal bersama nona sun hae rim dan adiknya."jelas ajudan.
"tapi knp?"raja bingung.
"mianhe
jika saya lancang,tapi menurut pendapat saya,yg mulia pangeran ingin
membujuk nona sun agar memberikan myeon seondang pada istana."
raja berfikir.
"benar,
dia ingin menjadi raja tanpa harus menikah skarang,karna aku akan
mempertimbangkan jasanya sbg putra mahkota pengembali myeon seondang.
.ya! Itu tujuannya kan?"jelas raja tersenyum.
"benar yg mulia."
raja hanya tersenyum.
==
hari libur ini taemin bergegas mengajak sun dan jinin ke suatu tempat.
"iyh! Kau ini mau ajak aku kemana sih?"seru sun kesal.
"ayo! Jgn banyak tanya!ikut saja."kata taemin membuka pintu mobil sportynya.
"hey! Bukankah kau kemari tidak bawa mobil tapi knp skarang ada?"
tanya sun.
"o o oh! Ini. .emh. .aku menitipkannya di rumah temanku."jelas taemin gelagapan.
"aneh! Punya teman dan uang yg banyak tapi masih mau tinggal di rumahku,"seru sun.
"hey! Aku hanya ingin tinggal di rumah slain fans ku,agar tidak repot memberikan tanda tangan."
jelas taemin.
"baiklah! Tuan artis! Aku ini fans mu, tolong tanda tangannya."kata sun mengedipkan matanya.
"haha! Kau ini tidak pandai akting,"
Next.
"iyh!"sun kesal.
"aku tidak akan pergi sbelum 2 bulan berlalu haha."jelas taemin.
"dasar artis bangkrut!"
"eonni knp memanggil oppa taesun begitu?itu tidak sopan."tanya jinin.
"ahahaha. .anak kecil saja sadar kau tidak sopan, dasar tidak peka."ujar taemin tertawa.
"iyh! Mana ku tahu namamu taesun!kau itu bintang tidak top!"
"hahaha,baiklah kenalkan ,aku lee taesun,aktor/artis yg bangkrut!siapa namamu?"
"iyh! Sun haerim!"jelas sun kesal.
Sampai di pantai inceon terlihat sbuah kapal laut besar.
"untuk apa kita kemari? Apa kau mengajak kami memancing?heuh tidak! Tidak!"jelas sun yg suka mabuk laut itu.
"haha, bukan! Kita akan naik kapal itu."
"apa? Benarkah? Asik asik!"seru jinin girang.
Mreka pun naik kapal.
"uwaaa! Oppa lautnya bagus skali ya!"seru jinin gembira.
"iya, jinin suka?"
"tentu saja, oppa!gomawo!"jinin mengecup pipi taemin.
Sementara sun sudah hampir muntah karna mabuk laut.
"hey! Kau knp? Knp wajahmu sperti ikan panggang bgitu?"tanya taemin.
"aku . .aku. . Hueeekk!"sun muntah di pinggiran kapal.
"eh kau mabuk laut yah?"taemin panik.
"iya oppa, eonni memang tidak biasa naik kapal."
jelas jinin.
Taemin segera mencari obat untuk sun.
Tidak lama ia kembali.
"ini minumlah!"kata taemin memberikan obat mabuk laut sambil mengusap punggung sun.
"seharusnya kau bilang padaku sejak awal kalau kau suka mabuk laut."
"lalu dimana aku akan taruh mukaku?"
"heuh! Masih memikirkan malu!dasar!"
setelah itu mreka pergi ke taman bermain.
Mreka naik wahana permainan anak2 bersama,mirip keluarga bhagia.
Mreka naik kreta gantung bersama.
"bgaimana,apa mabukmu sudah hilang?"tanya taemin.
"ya. ."jawab sun yg tersenyum melihat jinin senang.
"apa kau senang?"
"tentu! Gomawo kau sudah mengajak kami jalan2!"
"apa jinin senang?"
"ne,oppa!"jinin tersenyum melihat keluar kaca.
"kalau boleh aku tahu,sbenarnya jinin itu sakit apa?"
tanya taemin.
"apa? Oh itu. .dia terkena radang jantung."
jelas sun terdiam.
"jadi dia. .(kasihan skali,anak sekecil ini harus memiliki penyakit yg bgitu parah.)"
Part 9.
Stelah pulang bertamasya jinin tidur di pangkuan taemin.
"kasian skali,spertinya dia sangat kelelahan."kata taemin tersenyum.
"ya."
"tapi knp wajah jinin menjadi pucat skali?"
"benarkah? Ini pasti karna terlalu lelah bermain."sun membuka mantelnya dan memakaikan pada jinin.
"tidak usah, biar mantelku saja,ayo pakai mantelmu,diluar sangat dingin."jelas taemin membuka mantel.
Sun memandang taemin yg begitu memperhatikan jinin.
"apa dia slalu sperti ini saat kelelahan?"
"ya, dia slalu membuatku takut dan kawatir,maka dari itu aku melarangnya bermain."jelas sun.
"takut?"
"ya, kadang tiba2 dia akan pingsan stelah bermain, atau sesak nafas..itu membuatku takut."jelas sun menunduk.
"kau takut kehilangan dia? Apa tidak ada kluarga lain yg membantu pengobatan jinin?"
"tidak! Kami hanya berdua di dunia ini."
"kadang
manusia di lahirkan dgn banyak saudara dan kadang itu sangat
membosankan,rasanya ingin skali hidup sendiri,tapi sbenarnya memiliki
banyak keluarga juga ada untungnya,saat membutuhkan ada tempat
bersandar, aku pun memiliki perasaan spertimu,sepi dan membosankan,tapi
kurasa kau lebih beruntung,kau bisa bebas pergi kmana pun dan tidak
terikat dgn tradisi atau yg lainnya."ujar taemin.
Di lihatnya sun yg tertidur.
"heuheu. .dasar! Aku bicara dia malah tidur."lalu taemin menyandarkan kepala sun ke bahunya.
==
keesokan harinya jinin menangis di kamar taemin.
"jinin kenapa menangis apa oppa taesun menyakitimu?"
tanya sun.
"oppa tidak ada, dia pergi eonni hiks hiks."jelas jinin yg melihat surat di kamarnya.
Sun melihat surat taemin.
"apa2an dia. .ini kan baru 1 bulan,knp seenaknya pergi tanpa pamit."kata sun yg sbenarnya sangat menyesal dgn kepergian taemin.
==
raja bicara dgn taemin.
"apa saja yg kau lakukan di myeon seondang?"
"mianheo! Aku pergi tanpa pamit.."
"apa kau sedang berusaha melakukan negosiasi dgn ku?"tanya raja membuat taemin kaget.
"apa? Mianhe. .aku tidak mengerti maksud yg mulia apa?"
"kau berusaha membujuk sun haerim untuk menyerahkan myeong seondang pada istana?"
Next.
Taemin kaget mendengar itu.
Sementara jong mendengarkan percakapan itu dari luar karna sdang berjaga.
"itu
kan alasanmu pergi ke tempat itu? Agar aku mempertimbangkan jasamu dan
menganggap kau pantas menjadi raja?"tanya raja tersenyum.
"awalnya memang begitu tapi stelah ku fikir2. . . ."
"kau memang sangat pintar putraku?hahaha,lalu apakah kau menyukai yeoja itu?"
"aku.."
"nikahi dia , dan kembalikan myeon seondang pada istana."
jelas raja.
"menikahinya? Tapi aku tidak tahu apakah dia mencintaiku atau tidak."
"itu
tidak penting lg! Yg terpenting adalah kau menyukainya,dan perlahan ia
akan berikan myeon seondang yg terhormat itu pada ku, tidak akan ada
seorang yeoja pun yg bisa menolakmu."
taemin terdiam.
"(jadi itu tujuan pangeran sesungguhnya,dasar berengsek! Dia mencoba mendekati sun hanya untuk itu.)"gumam jong kesal
==
jong menemui sun di kampusnya.
"oppa?"
"sun kau ada waktu?"tanya jong.
Mreka pun bicara sambil minum kopi.
"apa tamu itu mengatakan sesuatu padamu sbelum pergi?"
"apa? Tidak! Memang knp?
Oya kau tahu dari mana dia sudah pergi?"
"dia itu...emh. .dia adalah pangeran putra mahkota!"jelas jong.
"apa?! Ah oppa knp kau bercanda? Mana mungkin si tamu bodoh itu adalah pangeran."
"aku serius."jong membuka ipadnya dan menunjukan foto2 taemin di internet.
"lee taemin,seorang putra mahkota korea yg baru kembali dari amerika."kata sun membaca artikel tentang taemin.
"apa?
Jadi slama ini aku tinggal dgn pangeran begitu? Aish! Bgaimana ini?aku
hanya sdiakan bubur dan sup kcang merah saja slama dia di rumah,aku juga
sering memukul kpalanya,haduh bgaimana ini oppa!dia pasti dendam
padaku."kata sun panik.
"bukan itu masalahnya!"
"lalu apa? Apa dia akan mengecamku sbg rakyat yg tidak sopan ,hah?"
"bukan, kau harus berhati2."
"hati2 knp?"
jong menjelaskan tentang rencana raja yg ia dengar pada sun.
"apa?
Jadi dia berusaha untuk membuatku menyerahkan myeon seondang dgn cara
membuatku jtuh cinta padanya dan mau menikah dgnnya?"sun sangat terkejut
dan merasa di bohongi.
Part 10.
Sun merasa marah pada taemin.
==
keesokan harinya.
Sun pergi kuliah sperti biasanya.
Ia melihat teman2nya sdang membicarakan pangeran dgn laptop mreka.
Sun melirik ke arah laptop.
"permisi! Mian. .boleh aku pinjam sebentar?"tanya sun.
Seorang temannya pun memberikan pinjam laptop.
Sun membuka artikel tentang taemin.
Terlihat foto2 taemin dgn seragam putra mahkota kerajaan.
"(kurangajar! Dia telah menipuku! Dia benar2 tidak takut padaku.)"gumam sun yg benar2 terkejut.
Saat sampai di rumah sudah ada 3 orang pengawal yg berdiri di dpan myeon seondang.
"siapa kalian? Apa kalian mencariku?"tanya sun.
"benar! Ayo ikut kami."
"siapa yg menyuruh kalian?"
"yang mulia raja."
"aku tidak mau! Minggir!"
para pengawal pun memaksa sun masuk ke mobil.
Sun terus berontak.
"hei lepaskan!"triak sun.
Sampai di istana sun bertemu dgn raja.
Raja tersenyum melihat sun.
"sudah
lama skali bukan kita tidak saling berjumpa? Terakhir bertemu saat kau
SMP,ya. .benar!tapi tidak ku sangka kau tumbuh menjadi yeoja yg
cantik!"puji raja.
Sun hanya diam.
"baiklah aku tidak akan basa basi lg, apa kau kenal putra mahkota?"
"tidak!"ujar sun sinis.
"haha. .benarkah? Sepertinya kau sangat marah. .tapi sbenarnya bukan itu maksudnya."
jelas raja.
"putraku
itu adl anak yg serba ingin tahu dan suka bertualang,mungkin dia bosan
di istana maka dari itu dia pergi untuk jalan2 sebentar."lanjut raja.
"aku tidak tahu,dan tidak kenal pada putra paduka."jelas sun.
Sementara taemin berjalan ke ruangan dimana sun dan raja bicara karna di beri tahu oleh pelayan.
Taemin datang.
Sun tercengang.
"yg mulia."taemin memberi hormat.
"kebetulan skali kau datang,duduklah!"ujar raja.
"kebetulan skali,nona sun apa kau kenal dia?"
"tidak!"
taemin menatap sun yg memalingkan wajah.
"haha. .aku tahu,kalian saling menyukai bukan?"tanya raja.
"yg mulia...aku mohon hentikan ini?"imbuh taemin.
"apa maksudmu? Aku tahu kau menyukai nona sun bukan? Aku setuju dgn hubungan kalian!"
"knp? Knp anda setuju?"tanya sun tanpa ekspresi.
==
Next.
"karna aku ingin putraku mendapatkan apa yg dia inginkan!"
"lalu apakah jika ia menginginkanmu turun dari tahtamu dan tanpa syarat apapun kau akan setuju?"tanya sun tajam.
"apa?"raja tercengang.
"aku
tahu maksud anda sebenarnya,anda ingin aku menikah dgn pangeran karna
ingin merebut myeon seondang dariku bukan? Anda tahu aku orang yg
bersedia melakukan apapun untuk orang yg ku sukai.ya! Ku akui itu memang
benar! Tapi untuk myeon seondang tidak!"
jelas sun membuat taemin dan raja ternganga.
"lancang! Beraninya kau bicara begitu!"ujar ajudan marah.
"cukup! Silahkan lanjutkan dan berikan alasan knp kau bicara sperti itu?"lanjut raja.
"aku
hanya tidak ingin memberikan myeon seondang pada tangan orang yg tidak
mencintai dan menjaga peninggalan sejarah!"jelas sun.
"apa maksudmu? Bisa jelaskan?"
"yg
mulia mungkin tidak tahu sberapa penting sejarah negri ini,tapi bagiku
itu sangatlah penting! Knp kau biarkan ratu elisabeth memiliki jurnal
kaisar joo seon? Dan knp kau biarkan surat itu di pamerkan di musium
kerajaan inggris? Knp tidak kau ambil kembali untuk di abadikan di
musium korea? Jika aku berikan myeon seondang padamu apa kau akan
menjaganya?atau menjualnya dan uangnya kau jadikan pembangunan jalan
dll? Tidak. .aku tidak ingin itu..bukankah seorang raja harus menjaga
martabat dan sgala sesuatu peralatan negara?jika kau tidak bisa menjaga
peninggalan sejarah apa yg bisa kau lakukan saat negara krisis?apa kau
akan menjual smua aset sejarah? Lalu apa yg akan kau katakan pada
rakyatmu? Maaf? Itu tidak cukup! Rakyat akan berfikir kalau raja sangat
lemah dan tidak bisa mengayomi,sehingga rakyat tidak akan percaya lg
pada restorasi kerajaan,setelah itu apa yg akan terjadi? Rakyat menjadi
bingung dgn nasib mreka."jelas sun membuat raja dan taemin termenung.
"mianheo! Mungkin aku adalah rakyatmu yg tidak sopan,"
Part 11.
"mianhe aku hanya akan berikan myeon seondang pada
tangan yg benar2 akan menjaganya,aku permisi yg mulia"jelas sun lalu
pergi,taemin pun mengejar sun.
"sun haerim!"
triak taemin.
"tunggu! Bisa kita bicara sbentar?"
jong melihat mreka bicara dari kejauhan.
"aku ingin jelaskan smua!"kata taemin memegang tangan sun.
"menjelaskan tntang kau seorang pangeran?atau kau bukan lee taesun!?"
"banyak yg harus ku jelaskan padamu!"
"kau benar!memang banyak,tapi hasilnya pasti tetap sama,aku tidak akan percaya pada orang yg baru ku kenal!"jelas sun berjalan.
"kau salah mengerti dengarkan aku! Memang benar aku berusaha mendekatimu demi dapatkan myeon seondang,tapi. . ."
jelas taemin terdiam.
"tapi memang itu tujuanmu? Aku sudah tahu!"
"tapi aku sudah berubah tujuan!"
"berubah tujuan. .apa yg kau bicarakan?"
"kau
sudah membuatku mengerti akan banyak hal,bersama kau dan jinin aku
merasa bebas dan senang,aku merasa ingin melepaskan diri dari gelar
putra mahkota ini,tapi. ."
"tapi itu kenyataannya, dengar yg
mulia! Kau tetaplah pangeran dan bukan lee taesun,org yg sudah membuat
jinin dan aku senang! Kau bukan tamuku!kau bukan si artis bangkrut,aku
tidak kenal kau!"jelas sun pergi.
Taemin terdiam.
==
taemin mengajak jong minum bersama.
"apa kau yg memberi tahu tentang aku pada sun?"
tanya taemin
"benar!"jwb jong dingin.
"apa kau menyukai sun haerim?atau kau sahabat sejatinya?"
"bukan hanya itu,aku juga kakak untuknya dan jinin."
jelas jong.
Taemin terus minum sampai mabuk.
"sudah ku duga, kau pasti menyukainya, yaa karna dia cantik!benar bgitu kan?"
"tidak! Aku sudah bersamanya slama 12 thn, jd aku rasa itu wajar!"
"benarkah?
Lalu bgaimana dgn aku? Aku sudah bersamanya 1 bln,lalu knp aku bisa
secepat itu menyukainya ya? Haha dia hebat!"kata taemin yg terus mabuk.
"itu karna dia memang yeoja yg mengagumkan!"
"padahal
dia hanya memberiku bubur dan sup kacang merah,dia jg sring memukul
kpala ku,tapi knp aku merindukannya?bahkan dia tidak mau knal dgn ku
lg!"
jong menatap taemin.
"sudahlah yg mulia"
Next.
Sun menatap jinin yg duduk di kamar sambil memegang ipad yg di hadiahkan taemin.
"jinin? Apa itu?dapat dari siapa?"
"ini
hadiah dari oppa taesun eonni!oppa bilang jika ingin lihat oppa aku
bisa lihat disini,oppa taesun sangat keren,fotonya mengenakan pakaian
putra mahkota!"
"sudah2! Ayo kau minum obat dulu!"
ujar sun tidak perduli.
Jinin pun minum obat.
==
raja mengadakan konfrensi pers dan mengumumkan sun haerim sbg calon putri mahkota.
"menurut
wasiat yg di tulis oleh kaisar jin he,keturunan raja berhak menikah dgn
keturunan dari yg mulia sukwon! Berhubung putraku blum memiliki
pendamping,aku putuskan untuk memilih nona sun haerim sbg calon
menantuku!"jelas raja.
Sun melihat tv di toko beras.
"apa2an dia? Knp menyuruhku menikah mendadak?memangnya aku ayam?huft!"kata sun tidak perduli.
==
Taemin merasa tidak tenang karna sun tidak mau menjawab tlp.
"aku harus kembali ke rumah itu!"
jelas taemin.
==
malam itu juga taemin kembali ke rumah sun.
"oppaaa!"seru jinin senang.
Taemin menggendong jinin.
"mau apa kau kemari?"
"meneruskan kontrak rumah!"jelas taemin tersenyum.
"aku akan kembalikan uangnya nanti,skarang sbaiknya kau pergi!"
"tidak mau! Aku mau skarang uang ku kembali!"ujar taemin menadahkan tangan.
"ta tapi uangnya., . .aaahk! Nanti saja aku kembalikan!"
"kau pasti sudah memakainya kan?heumm. .itu berarti aku boleh tinggal disini lg kan?"
"terserah!"kata sun masuk ke kamar.
Taemin tersenyum.
==
pagi hari taemin sudah menyiapkan sarapan yg di pesan dari restoran.
"apa ini?knp banyak skali?apa kau mau slamatan?"tanya sun sinis.
"ya! Slamatan aku kembali, ,ayo jinin makan!"
jinin pun makan.
"jangan di makan!"
"knp eonni? Ini kan sangat enak!"
"sudah2! Ayo kita ke dokter skarang!"
Part 12.
"bisakah bersikap sperti biasanya padaku?anggap aku bukan pangeran."pinta taemin.
"mianhe yg mulia,kau tetap seorang pangeran! Kami berangkat!"kata sun pergi sambil menggendong jinin.
"apa dia begitu marah padaku?"
taemin merasa sangat bingung.
==
sore itu jong mengantar taemin bertemu dgn permaisyuri.
Taemin memberi hormat pada permaisyuri.
"apa kabar putraku? Ibu sangat rindu."ujar permaisyuri tersenyum.
"begitu juga dgn hamba yg mulia..tapi apa tujuan yg mulia ingin bertemu?"
"aku hanya ingin melihat pangeran,apa tidak boleh? Oya mengenai yeoja itu apa kau benar menyukainya?"
"apa?..."
"aku sudah menyangka, ternyata ramalan dari mendiang ibu suri itu jadi kenyataan."
"ramalan?"
"benar!
Ibu suri itu punya bakat meramal, ia berkata suatu saat nanti akan ada
pernikahan antara keluarga cheon dan kluarga kerajaan."
"jadi begitu? He..aku tidak percaya mitos sperti itu masih ada di era global ini."
"benar! Kau sbg manusia baru di istana mungkin tidak percaya."
"lalu apa yg mulia stuju dgn ramalan itu?"
"tidak!"
taemin tersentak.
"aku tidak stuju pada ramalan itu,aku hanya stuju pada keinginan putraku."
taemin tersenyum.
"kau sudah lihat berita?"
"ya!
Aku tahu berita itu membuat gempar sluruh korea,yg mulia terlalu cepat
menyatakan hal itu, aku yakin para mentri akan kebingungan."
"benar
terutama mentri Oh, ia begitu ingin pangeran menikah dgn org yg
memiliki derajat dan karakter yg sempurna,bahkan dia sudah siapkan jodoh
untukmu."
"hamba tahu yg mulia, tapi menurut hamba itu terlalu mencolok! Mentri oh ingin promosikan putrinya padaku."
"benar! Andai saja ibu bisa membantumu, ibu akan ringankan tugas2mu nak!"
"gomawo yg mulia masih percaya dan mendukungku."
"tentu..urusan negara biar ayahmu yg mengatasi."
"tidak
yg mulia! Aku harus turun sbg pewaris tahta,karna sudah saatnya, aku
harus buktikan pada seseorang bahwa aku bisa menjadi raja yg bisa di
andalkan,dan bukan raja yg hanya pergi untuk bersenang2."
"siapakah org itu? Apakah seorang yg kau sukai?"
Next.
"seseorang yg sudah membukakan mata hati ku untuk menjadi seorang raja."jelas taemin tersenyum.
"benarkah? Sepertinya ibu tahu siapa orangnya, kejarlah dia!"jelas permaisyuri tersenyum.
"apa? Jadi yg mulia !"
"aku menyetujui keinginanmu!"
taemin tersenyum.
==
malam itu taemin kembali ke rumah sun.
Terlihat seseorang sdang menguntit di jendela rumah.
"siapa itu?"kata taemin memeriksa.
Taemin melihat seseorang itu membawa pisau.
"(rupanya dia rampok)"gumam taemin yg mencoba masuk.
Sementara sun berada di luar kamar karna sudah tahu ada rampok yg masuk.sun sembunyi di pilar bgian belakang.
Tidak sadar taemin juga sudah dkat dgn sun.
Mreka berpapasan.
"kau?"
"jgn keras2! Di dalam ada rampok!"jelas taemin.
"aku sudah tahu! Bgaimana dgn jinin?"sun ketakutan dan menjatuhkan sbuah kayu.
Brakk!
Rampok pun mlihat mreka dan langsung mengejar.
Taemin dan sun berlari sembunyi di sbuah lemari besar.
Rampok itu pun memeriksa ke sekitar lemari.
Hegk! Hegk!
Sun cekukan.
"hey knp dgn mu?kita bisa ketahuan."bisik taemin.
"aku hegk! Kdinginan,biasanya hegk! Kalau kedinginan hegk! Aku cekukan."ujar sun yg cekukan tanpa henti.
Rampok mengetahui suara itu.
"dimana kalian!? Kluar skarang! Jika tidak aku akan membunuh kalian."seru perampok yg terus mencari mreka.
Sun dan taemin tambah ketakutan.
Karna tidak ada jalan lain untuk meredam suara sun yg cekukan taemin pun mengelumat bibir sun.
Sun membelalakan matanya.
Srett!
Rampok itu membuka lemari.
Tapi seorang temannya datang dan mengatakan bahwa mreka sudah dapatkan uang tabungan sun di lemari sun.
"itu uang tabungan ku!"kata sun beranjak keluar.
"jangan! Kita masih dalam posisi bahaya."
bisik taemin.
Taemin pun mengirim pesan pada jong memberi tahu ada perampok di rumah sun.
"tapi uangku!"
"sudahlah! Apa di sini ada kayu?"
"ada! Ini!"kata sun memberikan kayu pemukul baseball.
Taemin pun perlahan keluar.
Sun berlari keluar dan merebut uang dari perampok.
"ou rupanya kalian sembunyi di sini ya! Cepat serahkan uang itu!"
"tidak! Ini miliku!"
Part 13.
Srett!
Rampok itu berhasil meraih tangan sun dan hendak menusuk sun dgn pisau.
Brakk!
Tiba2 taemin keluar dari samping lemari dan memukul rampok sampai pingsan.
Srett!
Kaki taemin di tusuk pisau oleh seorang rampok lg.
"aaaa!"triak sun.
Taemin beranjak bangun.
Tidak lama suara sirine polisi terdengar. Rampok pun ketakutan dan lari.
Sun menghampiri taemin yg terluka.
"kau tidak apa2? Hiks hiks!"
kata sun menangis.
"aku tidak apa2! Aku hebat bukan?hehe"kata taemin tertawa sambil menahan sakit.
Jong datang dgn polisi.
"cepat tolong dia! Dia tertusuk!"ujar sun kawatir.
Mreka pun berangkat ke RS,kecuali jong karna menjaga jinin yg sdang tidur.
Sampai di RS banyak wartawan yg datang dan berusaha mewawancarai sun,tapi sun tidak bicara apapun.
==
"apa! Putra mahkota terluka?"
seru raja kaget.
"apa yg terjadi? Knp bisa?"
"mianhe
yg mulia,ini smua salah saya, yg mulia pangeran menemui nona sun dan
ternyata ada rampok di myeon seondang!"jelas ajudan pangeran.
"sgera cari tahu siapa dalang dari smua ini!"jelas raja.
"brani skali menyentuh calon raja,kurangajar!"
permaisyuri terlihat bingung.
"paduka! Bagaimana pangeran?"
"ia tidak apa2,hanya harus menjalani beberapa perawatan saja."jelas raja.
"hamba akan menemui pangeran di RS."
==
sun menjaga taemin yg masih belum sadar.
"mianheo! Aku mohon maaf!"kata sun menitikan air mata.
==
keesokan
harinya muncul brita tentang perampokan itu.Tertulis bahwa pangeran
putra mahkota menjadi pahlawan untuk seorang yeoja,dan siapa kah yeoja
itu?
Di pajangnya foto taemin dan sun di halaman depan koran pagi.
"ini image yg bagus yg mulia."jelas ajudan.
"apa maksudmu! "kata raja marah.
"mianheo yg mulia."kata ajudan menunduk.
Raja sgera pergi ke RS.
Di RS terlihat sun dan permaisyuri sdang bicara.
"mianheo aku telah menyebabkan smua ini."jelas sun berlutut.
"gwencana! Tidak apa2 nona sun,berdiri lah!"permaisyuri tersenyum.
Raja datang ke RS dan di kerubuni oleh wartawan.
Pengawal menghalangi wartawan masuk.
"yg mulia!"kata permaisyuri
Next.
Raja menghampiri sun.
"yg mulia! Mianheo?"
kata sun menunduk.
"sudahlah! Ini bukan salahmu nona sun."
tidak lama dokter keluar.
"yg mulia."dokter memberi hormat pada raja.
"bgaimana keadaan putra mahkota?"
"yg mulia putra mahkota akan segera sembuh,kami akan melakukan yg terbaik."jelas dokter yg kemudia pergi.
Seorang pengawal istana datang.
"yg mulia!"
raja pun bicara dgn pengawal itu.
"kau sudah temukan siapa orangnya?"
"menurut kesaksian rampok itu, mentri sung jae lah yg menyuruh mreka."
"apa?"
"tapi saya menemukan ini di saku celana pelaku."
kata pengawal menyerahkan sbuah kertas kecil.
"ini sbuah kode transaksi pada dinasti joo seon."
"benar yg mulia! Kode itu di ketahui oleh orang2 yg intelektual saja,"
"ya,
tapi apa mungkin mentri sung jae yg melakukannya? Sdangkan ia sedang
sakit dan menjalani pengobatan di jerman."raja terlihat bingung karna
blum mengetahui penjahat sbenarnya.
==
sun kembali bekerja di toko beras.
Saat itu di TV sdang menayangkan berita tentang taemin.
"di
ketahui ,seorang yeoja yg di sebut sbg calon istri putra mahkota atau
dgn nama sun haerim saat ini sangat sulit di temui,maka dari itu muncul
dugaan bahwa ia adalah orang yg sengaja membuat kejadian skandal
perampokan itu sbg media untuk di kenal oleh masyarakat korea..selain
itu menurut sumber terpercaya nona S atau nona sun haerim bertunangan
dgn putra mahkota dgn cara tertentu,yaitu akan menyerahkan myeon
seondang dgn syarat putra mahkota harus menikah dgn nona s tsb.,maka
dari itu yg mulia raja terpaksa menjodohkan nona s demi merebut myeon
seondang kembali. .berikut cuplikan tentang nona s"
jelas penyiar TV membuat sun terkejut.
"apa2an ini?heuh! Kurangajar!"sun kesal dan membanting lap pel.
==
tlilut!
Taemin mematikan TV karna kesal.
"siapa yg menyebarkan brita konyol ini?! Apa dia mau mati!"
brakk!
Taemin melempar remote.
Lalu mengambil ponselnya dan menelpon sun.
Tapi ponsel sun tidak aktif.
"heuh! Kurangajar! Dia pasti sangat marah! Aaa!"triak taemin kesal.
"aku harus menemuinya!"
Part 14.
Sun berjalan di sisi jalan dekat kampus.
Terlihat banyak anak SMA yg sdang bergerombol dan membawa spanduk aksi protes tentang sun.
"hey itu dia sun haerim!ayo seraaang!"seru seorang siswi.
Sun kaget dan bingung karna mreka smua mengecam sun dan melempari sun dgn tomat dan telur.
Sun tidak bisa berbuat apa2 ia hanya menangis.
"dengar
yah sun haerim! Kau fikir kau itu siapa brani skali bernegosiasi ilegal
sperti itu dgn pangeran kami! Dasar tidak tahu malu! Ayo pukuli
dia!"triak ketua siswi.
Tiba2 jong datang dan membawa sun pergi.
Aksi itu pun di liput oleh stasiun TV.
Taemin hanya geram melihat berita2 itu karna dilarang keluar oleh raja.
"brengsek! Biarkan aku pergi!"kata taemin mencoba untuk kabur.
Tapi pengawal trus menjaga.
Jong membawa sun kerumahnya dan membersihkan kotoran telur di baju sun.
"hiks! Apakah aku seburuk itu? Apakah taemin setega itu?"kata sun menangis.
"itu
pasti kerjaan para wartawan yg iseng saja,mreka org yg menghalalkan
sgala cara untuk mendapatkan berita,skalipun itu bohong,jgn kau fikirkan
yah!"jelas jong.
"bgaimana aku tidak memikirkannya?smua org
bicara aku adalah pemeras raja,dan lebih menyakitkan lg ktika mreka
bilang aku menjual myeong seondang hanya untuk menikah dgn
pangeran,sdikit pun aku tidak pernah bicara."jelas sun menahan air mata
"jika kluargaku masih hidum mreka pasti akan sangat sedih."
"tidak!
Mreka tahu kau tidak bersalah,jadi kau tenanglah,kau harus kuat,
bukankah aku sudah pernah ingatkan padamu,jgn terlalu dkat dgn pangeran,
mulai skarang kau harus slalu bersamaku,aku akan membantumu!"
kata jong mengelus pipi sun.
==
"haha!
Ini awal yg bgus! Stelah gosip ini beredar ,sun haerim tidak akan
mendekati pangeran lg,dan di saat itu aku akan dekatkan putriku dgn
pangeran"ujar mentri oh sbg dalang dari berita konyol itu.
Mentri oh menemui sun di myeong seondang
"apa kabar nona sun? Apa kau sudah makan?"
ujar mentri oh basa basi.
"anda siapa?"
"ouh knalkan! Aku oh jae wook! Mentri perdagangan dari istana."
"ada apa kemari?"
kata sun sinis
Next.
"aku kemari untuk mengatakan sesuatu padamu!"
"langsung saja,apa yg ingin anda katakan?"
"kau
tahu kan, skarang ini sdang maraknya gosip tentang hubunganmu dgn
pangeran, mreka smua menganggap kau memeras raja demi tujuanmu,tapi
kurasa yeoja sepertimu tidak akan mampu melakukannya! Benar bgitu
kan?haha"ujar mentri oh.
"lalu apa?"
"kau bisa bersihkan namamu,karna kalau tidak,mungkin leluhur mu akan mrasa mreka salah melahirkanmu."
"langsung saja,apa maksud ucapan anda?"
sun bingung.
"kau harus pergi dari korea!"
"knp bgitu?"
"karna
jika kau tidak pergi,kau akan menderita, aku lihat kemarin kau di
lempar telur,akan ada yg lbih menakutkan lg slain itu, mreka akan
menggunjingmu trus, dan jika kau tidak brikan myeon seondang mreka akan
lebih menganggapmu adalah penjahat negara.,raja sudah menyebarkan ini
smua,apa lg tujuannya kalau bukan ingin menindasmu dan martabat
keluargamu"jelas mentri oh menakuti.
Sun berfikir.
"akan ku buktikan kalau keluarga ku atau aku tidak seperti itu!jgn sembarangan kalau bicara!"
"baiklah! Apa kau akan pergi? Tenang saja,aku akan kirimkan kau uang!oke?"
"kau
tidak perlu repot2,aku akan pergi dgn terhormat, aku akan berikan myeon
seondang cuma2 pada istana,karna aku yakin pangeran bisa menjaganya,dan
bukan karna kau!"jelas sun pergi.
"haha, itu lebih bagus, skali dayung 2 pulau terlampaui,oh jae wook kau memang sangat pintar."ujar mentri oh tersenyum.
==
keesokan harinya sun pergi ke istana menemui raja.
Di tangannya terdapat surat2 sah myeon seondang.
"ada keperluan apa kau kemari nak?"
tanya raja.
"langsung saja, aku kemari untuk menyerahkan myeon seondang pada yg mulia."jelas sun.
"apa? Tapi knp mendadak?"
"aku hanya ingin menolak smua tuduhan atau anggapan buruk tentang aku akhir2 ini."
"kau tidak perlu kawatir, gosip itu akan cepat reda."
"benarkah?
Tapi aku tidak bisa menunggu lg, bukankah ini yg anda inginkan?
Membuangku jauh2 dari hadapan pangeran dan merebut myeon seondang
dariku, baiklah!skarang anggap saja aku mengalah pada yg mulia."
Part 15.
"apa maksudmu?"
"aku percaya pangeran bisa
menjaga myeon seondang,dan aku akan pergi sperti keinginan yg mulia
raja, 1 lg, aku minta pada yg mulia,tolong bersihkan namaku dan
keluargaku."kata sun lalu pergi.
==
taemin berjalan di depan gerbang myeon seondang.
"jika aku masuk dia pasti akan smakin marah padaku, huft!"
tidak lama sun datang.
"sdang apa kau di sini?"tanya sun mengagetkan taemin.
"kau! Mengagetkan saja!hehe"
"knp kaget? Kau mau mengintip yah?"
"mengintip? Enak saja! Oya kau dari mana?"
"oh! Aku habis jalan2 saja."kata sun berbohong.
"jalan2? Oya apa kau tidak marah padaku?"
"jelas saja aku marah! Knp kau tidak kembali lebih cepat?kau tahu jinin menanyakanmu trus."
"apa? Jadi kau marah bukan karna gosip itu?"
"sudahlah jgn bicarakan itu lg, skarang ayo jalan2?!"ajak sun.
"jalan2 ?kmana?knp tiba2?"
"memangnya knp? Kau tidak mau? Yasudah!"
"e e e! Baiklah ayo!tapi aku tlp sopir dulu yah?"
"e tidak usah kita naik bus saja,aku ingin kita jalan2 hanya berdua saja."
"apa berdua?"kata taemin diam2 tersenyum.
"(baiklah!
Ini terakhir kalinya aku bersamanya ! Smoga saat kembali kau sudah
bhagia dgn permaisyurimu.)"gumam sun dgn mata berkaca2.
Mreka pun jalan2 naik bus bersama.
Sun memakaikan syalnya pada leher taemin.
"dingin skali yah? Pakai ini."
"e tidak usah! Kau saja yg pakai kau kan yeoja."
kata taemin tersenyum.
"baiklah! Kalau begitu pakai topiku agar tidak ada yg mengenalimu!"kata sun memakaikan topi.
Sampai di pantai.
"knp kita ke pantai?"
tanya taemin.
"karna sudah lama aku tidak ke pantai ini!"
"benarkah? Apa ada kenangan disini?"
"ya,
dulu appaku sering mengajaku kemari,aku pernah berjanji pada diriku
sendiri, aku akan membawa seseorang yg berarti dlm hidupku kemari."
"benarkah? Apa sudah ada seseorang yg sudah kau bawa kemari?"
"tidak! Baru kau saja."jelas sun membuat taemin senang.
"benarkah? Brarti aku sangat beruntung."
"hehe! Benar! Karna sangat sulit meluluhkan hatiku."
"haha,kau ini."
mreka pun jalan2 di tepi pantai.
Mreka berlari2 saling mengejar.
Next.
Sudah pukul 7 malam,mreka pun pulang.
Saat di bus taemin menggenggam tangan sun.
"hari ini kau sangat manis!hehe,andai saja stiap hari kita begini."kata taemin senang.
"hehe, anggaplah bgitu!"
"kita akan begini terus kan?"
sun hanya tersenyum.
Sudah sampai di myeon seondang.
"spertinya malam ini aku harus ke istana,karna besok aku ada pertemuan dgn kmentrian luar negri."jelas taemin.
"benarkah? Baiklah!"kata sun berjalan masuk ke dalam.
Sun memandang taemin yg berjalan pergi.
"taemin!"panggil sun lalu berlari memeluk taemin.
Jong melihat itu dari kejauhan.
"ada apa sun? Apa ada sesuatu yg ingin kau sampaikan?"
" kau tidak akan berubah dari dirimu yg skarang ini kan?meskipun 5,10 atau 20thn yg akan datang?."
taemin merasa bingung.
"tentu! Aku akan tetap sperti ini, kecuali akan bertambah tua hehe."
"hehe!benar. .kalau begitu pergilah!"kata sun tersenyum.
Taemin pun beranjak pergi.
Tapi taemin membalikan tubuhnya dan berlari memeluk sun.
"aku akan slalu disini sun!"jelas taemin yg kemudian mencium bibir sun.
Jong hanya melihat itu dgn wajah sdih.
Taemin pun pergi.
Jong berpapasan dgn sun.
"oppa?sdang apa malam2 begini?"
"aku ingin bicara."
"apa tadi kau melihatnya?"tanya sun ragu.
"ya!
Aku lihat smuanya! Aku hanya ingin ingatkan padamu,kau harus
berhati2,karna mentri oh akan berusaha merebut myeong seondang.."
"aku sudah menyerahkannya pada raja."
"apa? Jadi kau. . ?"
"ya! Aku rasa taemin akan menjaganya,hanya ini yg bisa ku lakukan oppa."
"tidak! Tapi knp?apa karna pangeran lee?apa karna dia sudah mengatakan cintanya shg kau rapuh?"
"tidak! Taemin sma skali tidak tahu, aku hanya merasa lelah dgn ini smua,aku ingin tenang,aku ingin melupakan smuanya."
jong terdiam.
==
keesokan harinya sun sudah membereskan koper untuk pergi ke jepang.
"eonni kita mau kmana?"
"kita akan ke rumah ajumma di jepang."
"ajumma?"
"ayo!"
sun dan jinin sampai di bandara.
"(sun haerim! Lupakan smuanya, mulailah hidup yg baru,meskipun tanpa taemin atau myeon seondang.)"gumam sun lalu naik pesawat.
Part 17.
"tapi apa?"
"saya mendapati adanya kejanggalan dgn aktivitas rekening dan percakapan mentri oh dgn seseorang yg di temuinya."
"ada apa dgn itu smua?"
"dlam
catatan rekening istana,terdapat beberapa dana yg cukup besar mengalir
ke rekening mentri oh dgn alasan untuk mengatasi pajak rakyat yg
terhutang,tapi jumlahnya di atas kebutuhan..dan mengenai seseorang yg di
temuinya ia adl pembunuh dari klompok mavia ternama dr hongkong yaitu
henry! Aneh skali bukan jika harus bertemu dgnnya?"
jelas ajudan.
"segera
slidiki lebih ketat, jgn ada yg terlewat,dpatkan bukti yg
akurat..heumm! Keterlaluan! Dia sudah membodohiku,seharusnya aku turun
tangan sendri masalah mengenai pajak!"ujar raja.
==
taemin berjalan gontai menuju istana.
"(apa yg bisa ku lakukan untuk menemukannya?)"gumam taemin.
Taemin duduk di balkon istana sambil bicara dgn pengawalnya.
"cari tahu dimana sun haerim skarang? Aku ingin kerja yg cepat!"jelas taemin.
"baik yg mulia!"seru pengawal.
Taemin pun menemui raja.
"ada apa kau kemari pangeran?"
"langsung saja! Apakah anda yg menyebarkan isu itu pada media?"
"apa maksudmu?"
"langsung saja, apa yg mulia yg memaksa sun agar menyerahkan myeon seondang lalu pergi?"
"aku
tidak mengerti, aku sama skali tidak tahu masalah skandal2 itu,bahkan
aku sdang mencari tahu tentang masalah itu."jelas raja.
"apa? Jadi bukan yg mulia?lalu siapa yg sudah menyebarkan isu itu?mianheo yg mulia,hamba telah lancang."
"aku mengerti perasaanmu pangeran!! Tapi apa kau tidak tahu tentang mentri oh menemui sun haerim?"
tanya raja.
"mentri oh? Ini berarti...."taemin sgera pergi menemui mentri oh.
==
"pangeran? Ada apa dia kemari?apa dia sudah melupakan sun haerim dan menginginkan anakku?haha..cepat skali."
ujar mentri oh bangga.
Taemin masuk.
Mentri oh memberi hormat.
"apakah yg membawa yg mulia sampai kemari?"tanya mentri oh tersenyum.
"aku ingin menanyakan sesuatu! Apa kau mengenal sun haerim?"
"apa? Tentu saja tidak!haha,pangeran ini, mana mungkin aku mengenal yeoja seperti dia,kampungan!"
Next.
"tarik kalimat2 biadap itu!"seru taemin dgn nada tinggi.
"apa? Oh baiklah pangeran,hehe,tidak perlu sekasar itu kan?"
"benarkah kau tidak kenal dgn sun?"
"tentu!"jelas mentri oh.
Taemin pun pergi tanpa hasil.
"(aku harus selidiki orang ini!)"gumam taemin lalu pergi dgn pengawal.
==
jong berjalan menuju kamar taemin.
"ada apa yg mulia memanggilku?"
"aku ingin kau selidiki tentang mentri oh."
jong merasa sudah tahu tujuan taemin lalu menyetujuinya.
Jong mulai mengawasi mentri oh yg melakukan pertemuan tertutup dgn seorang mavia dan beberapa anggota geng ternama di hongkong.
Jong memakai tape rekam dan kamera tersembunyi pada stiap dinding.
Stelah itu mentri oh menelpon seseorang.
"halo!
Apa kau sudah laksanakan rencana kita? Baik! Pastikan sun haerim tidak
akan kembali ke korea..haha!tenang saja, masalah wasiat myeon seondang
biar aku yg urus. Raja terlalu serakah dgn dana jadi dia akan
menggadaikan myeon seondang pada pemerintahan cina demi tambang emas
itu."
mentri oh terus bicara,smentara jong merekam smuanya.
"mentri brengsek! Rupanya itu rencana busuknya!tidak akan ku biarkan!"
==
sudah beberapa hari penyelidikan jong pun melapor.
"ini hasil dari penyelidikan ku!"
taemin melihat beberapa dokumen yg di bawa jong.
"baiklah! Kau cukup sampai disini..aku akan meneruskan penyelidikan ini sndiri."
"tidak! Aku harus meneruskannya,kita lakukan bersama2!"
jelas jong
"apa karna sun?"
"bukan! Karna aku adalah pengawas kerajaan!"
taemin tersenyum.
"baiklah! Kita cari bersama2!"jelas taemin.
Mreka pun mulai melakukan penyelidikan itu,mulai dari catatan rekening,tlp rumah,ponsel serta org yg di temui oleh mentri oh.
Sudah beberapa minggu jong dan taemin pun sampai pada kejanggalan yg serius tentang keuangan pajak negara.
"ternyata uang pajak itu mengalir ke rekeningnya dan keluarganya."ujar taemin.
"bukan hanya itu, tapi dana itu mengalir pada seseorang bernama henry yg beralamat di bank serikat hongkong."jelas jong.
"benarkah, henry, henry ,henry.."
Part 18.
"dia adl ketua mavia dari hongkong!"jelas ajudan istana yg tiba2 datang.
"mianheo kalau saya lancang! Tapi spertinya saya punya beberapa info tentang masalah skandal ini."
"baik! Bantulah aku,agar aku pantas memangku tahta sbg raja."kata taemin tersenyum.
Mreka pun bekerja sama.
==
sun duduk di teras rumah ajumma(osaka shi).
"sdang apa dia skarang?"kata sun melihat foto taemin bersama jinin dan dirinya saat di kapal laut.
"eonni merindukan oppa pangeran?"
tanya jinin mengagetkan.
"jinin! Kau mengagetkan saja."
"oppa pangeran bilang akan menjemput kita nanti."
"memangnya jinin tahu dari mana?"
"karna
oppa pernah mengatakan padaku,jika jinin dan eonni pergi maka ia akan
menjemput kita dan membawa kita ke istana."jelas jinin.
Sun hanya tersenyum.
Sementara taemin duduk termenung melihat foto sun.
"knp kau tetap manis meski bangun tidur,hehe,aku akan menjemputmu!"jelas taemin memegang topi yg di berikan sun di bus.
==
sudah waktunya mengungkap smua kejahatan mentri oh.
Polisi segera menangkap mentri oh di istana.
"ada apa ini?knp kalian menangkapku?hey aku ini mentri,lepaskan!"
triak mentri oh.
"mentri? Kau lebih pantas menjadi mentri korupsi !"jelas taemin.
"cepat bawa penjahat ini ke penjara! Dia sudah menghianati negara dan berusaha mengelabuiku."
jelas raja.
Polisi pun membawa mentri oh.
"masalah sudah slesai! Tinggal 1 lg..putra mahkota! Jemputlah calon pengantinmu secepatnya!"ujar raja tersenyum.
"apa? Jadi yg mulia?"
"ya,aku
menyetujuinya dgn tulus, aku sadar!ucapan anak itu telah menyadarkan
aku yg bodoh ini.Tidak ada yg lebih pantas lg menduduki kursi putri
mahkota slain anak itu."jelas raja lalu pergi.
Taemin tersenyum.Jong pun ikut gembira.
"jemputlah haerim!"kata jong pergi.
==
2 bulan kemudian.sun berjalan di halte bus.
Ia duduk menunggu bus.bus pun datang ,sun naik di bgian depan.
Di sebelahnya terlihat seorang yg menutup wajahnya dgn koran.
"ternyata di jepang ada juga yg tidur sperti itu"kata sun.
"huaaaahk!"org itu terbangun.
Ternyata taemin.
"kau?"sun ternganga.
Next.
Taemin tersenyum.
Sun pun tidak perduli lalu turun.
"hey! Kau mau kmana?"
triak taemin.
"memangnya aku mau diam di bus trus?"kata sun berjalan.
"maksudku kau mau kmana?"
"jalan2!"
"kalau bgitu aku ikut."
"untuk apa?"
"hey! Pulanglah ke korea!"
sun terdiam.
"untuk apa? Jepang lebih menarik!"jawab sun.
"jgn begitu! Kau mash ada urusan di sana!"jelas taemin.
"urusan apa?"
"kau adl tunangan putra mahkota,jadi kau harus kembali!"
"apa? Heuh! Sembarangan saja kalau bicara!"
"hey ayolah! Aku tahu kau sudah tahu kan masalah yg sbenarnya?."
"apa?"
"kau tidak bersalah,mentri oh sudah di tangkap!"
"memang sjak awal aku tidak bersalah!"
"lalu apa kau mau kembali?"
"heum! Tidak!"kata sun berlaga munafik.
Kemudian taemin memperlihatkan sbuah cincin untk melamar sun.
"aku mohon!menikahlah dgnku?"
kata taemin berlutut.
"kau ini apa2an ayo bangun?!kau membuatku malu"
"aku tidak perduli,kau harus jawab skarang!"
"kau ini tidak sabaran! Baiklah! Ayo cepat bngun."
taemin pun berdiri.
"benar kau mau?"
"mau apa? Mau memukulmu?"
plakk!
"aw! Baiklah,pukul aku sesuka hatimu,tapi asal jgn pergi lg dr ku?"
sun terdiam menatap taemin.
"aku mencintaimu sun haerim! Dan sbg pangeran secara resmi aku melamarmu!"
sun hanya tersenyum.
Taemin pun memeluk sun.
==
akhirnya
jong telah naik jabatan menjadi perdana mentri.
Jinin telah sembuh dari sakitnya dan mulai belajar di skolah dan meneruskan cita2nya.
Taemin pun di angkat menjadi seorang raja,dan sun sbg permaisyurinya.Taemin dan sun memiliki 3 orang anak.
2 namja dan 1 yeoja.mreka sangat bhagia sperti dalam crita dongeng.
"aku akan bangun negri ini menjadi lebih baik dan bersemangat!"kata taemin merangkul sun di tepi pantai.
The End.
Thanx to:
chingudeul yg udah pada bca.
Note.
Xlo ada kekurangan mohon kritik n sarannya ya! ^_^. .
GAMSHAHAMNIDA!
¤vie goong¤

Good eon~~~
BalasHapusnitip komen dlu.. :)
#Plak!
eonnie..... daebakkkkk ~~
BalasHapusak suka bgt... ><
aigooo temmmm :*
Ne saeng ,, gomawo udah baca :)
BalasHapusAyu taemin : gomawo nee udah mampir :)
BalasHapusBayangin taemin jadi raja pasti kocak banget tuhhh.. :D
BalasHapus