Minho shinee
hyuri snsd
yoona snsd
genree >Romance, sad.
Part 1.
Sore itu terlihat seorang namja yg berjalan di atas rumput taman myeong sang ,wajahnya muram, terlihat kelingan hitam dimatanya. Ia duduk di sebuah bangku yg kosong, taman yg sepi itu membuat suasana hati namja bermata besar itu smakin terbawa dalam lamunannya.
"(ini sudah setahun sejak kematian yeoja pemurung itu pergi,tapi aku masih tidak bisa berfikir dgn jernih,aku merasa desah nafasnya masih kudengar,harum tubuhnya masih tercium,aku merindukanmu yeoja ku)"seru namja bernama minho itu membuka sebuah buku catatan berwarna biru.
Kemudian terdengar suara hentakan kaki seseorang mendekat.
"oh tuhan kenapa di sore secerah ini aku masih harus mengantar barang?"imbuh yeoja berambut hitam kelam dgn setumpuk kotak di tangannya.yeoja itu duduk di bangku yg tidak jauh dari minho.
"huft lelahnya. .(eh namja ini kan yg waktu itu di halte.. .heump. .sangat tampan dan berkarisma)"gumam yeoja bernama hyuri itu beranjak pergi.
Terlihat minho menulis sesuatu di kertas,dan menaruhnya di sbuah kotak lebih tepatnya rumah burung yg menempel di pohon besar.
Keesokan harinya masih terlihat minho yg sedang duduk.
"(jika aku menuliskan kesedihanku di pohon ini pasti perlahan2 ksedihan itu akan terbawa angin,sperti daun yg gugur.)" gumam minho lalu pergi.
"hosh hosh. .! Huft. .tumben skali, knapa namja itu tidak ada disini? Heump. .dia pasti sibuk,kalau tidak model pasti dia itu eksekutif muda,karna wajahnya sangat tampan(andai saja aku tahu siapa dia,aku pasti bisa sesekali menyapanya)."kata hyuri yg iseng membuka kotak di pohon itu.
"apa ini?"kata hyuri mengambil kertas biru bermotif bunga
"ini. .surat. ."lalu hyuri membacanya dan mencermati isi surat itu.
"hem . .bukan ,ini adalah isi curahan hati siapa yg menulisnya ya?tapi. .sangat menyedihkan. .emh aku balas saja"kemudian hyuri membuka kertas di tas kecilnya dan menulis sesuatu.
"emh. .smoga saja orang itu sedikit terhibur dgn balasanku ini, tidak perduli namja atau yeoja, yg pasti orang ini sangat malang"
.
Minho kembali duduk di bangku yg sama ,"kertas putih apa ini?"kemudian minho membaca kertas itu.
*hai siapapun disana, aku hanya ingin mengatakan, jgn terbelenggu dlm air mata, yakinlah di balik badai besar pasti ada musim semi.*
isi surat itu seketika membuat minho berfikir.
"siapa dia? Ucapannya membuat hatiku tenang" lalu minho membalas surat itu.lalu pergi menuju halte bus.
"emh. .dia kan,namja karismatik itu..tapi aku tidak tahu namanya,bagaimana menyapanya. .huft
"lalu hyuri duduk di bangku yg baru saja minho tinggalkan dan memeriksa kotak itu."hemp ada balasan!"hyuri membaca surat itu.
*siapa kau, kata2mu membuat hatiku sedikit lega dan muncul sbuah harapan baru..balas!* "wah dia minta aku membalasnya. .baiklah aku akan balas"hyuri membalasnya.
"dia namja atau yeoja ya. .? Aku jadi penasaran. .he. ."lalu hyuri berjalan pergi.
Pagi itu hyuri memasuki toko buku di pinggir kota.sudah banyak orang yg mengantri untuk masuk ke toko buku.
"wah tidak biasanya toko buku seramai ini, ada apa ya? Permisi ,ada acara apa ini,knp sangat penuh?"tanya hyuri pada seorang di depannya.
"ada penulis terkenal yg mempromosikan novel barunya." "oh benarkah ?siapa?" "namanya flamers"
"oh flamers . .aku pernah baca karyanya,yg mana orangnya" hyuri menerobos masuk.
"haaah! Dia kan? Namja karismatik itu. .tapi . .owh jadi namanya flamers ..sangat tampan"hyuri menatap minho.tiba giliran hyuri untuk minta tanda tangan.
"emh giliranku..bolehkah aku bertanya?"seru hyuri.
"ne???"jawab minho.
"apakah kau sering ke taman myeong sang?" minho hanya menatap hyuri.
"eyh ayo gantian!" seru seorang di blakangnya.lalu hyuri terpaksa pergi.
"emh. .flamers aku dapatkan namamu,saat bertemu,aku akan menyapamu" hyuri tersenyum.
Sudah 5 hari mreka saling membalas surat.kini giliran minho membaca surat dalam kotak.
"(dia membalas lagi..dia namja atau yeoja ya?)" lalu minho membac surat.
*aku hyuri, dan siapa namamu? Yeoja ini begitu ingin tahu,harapan akan membuahkan hasil yg baik slama kau tetap rendah hati*
"jadi dia yeoja?kata2nya membuat tenang"
Part 3.
Minho kembali membalas."yeoja ini sangat aneh dan kenapa ucapannya membuatku mengingatnya..aku harus tahu siapa yeoja ini.."
minho meninggalkan bangku taman.
Tiba2 minho dan hyuri berpapasan.
"emh. .kau kan .flamers? He. .iya benar."minho hanya melihat aneh.
"mianhe kau siapa?"
"a aku. ."
"aku tidak kenal kau. ."lalu minho pergi.
"eyh soMbong skali dia. .heuh dasar. .kelakuannya tidak setampan wajahnya. .huft."
hyuri kesal.
Hyuri memeriksa kotak surat itu.
"wah ada balasan."
*aku choi minho. .salam kenal kau siapa? Hubungi aku ,aku sangat ingin tahu siapa kau. .77889966. Ini nomor ponsel ku. .Gomawo!kata2 mu membuatku tenang*
"dia memberi tahuku nomor ponselnya. .tapi aku tlepon atau tidak yah?emh nanti sajalah"hyuri pergi penuh senyum di wajah mungilnya.
Malam itu terlihat minho yg memandang ponselnya.
"kenapa belum ada telpon?apa dia tidak membaca pesanku. .?(kenapa perasaan ini sama saat aku pertama mengenal yoona? Apa ini. .tidak mungkin. .aku hanya menyukai yoona. .tapi kata2 yeoja itu sama dgn kata2 yoona)"minho membayangkan saat2 bersama yoona.
"aduh telpon tidak yah? Tapi aku deg2an. .baiklah telpon sajalah."
kemudian hyuri menelpon.
"ah knapa tidak aktif..apa dia hanya main2? Yasudahlah. .lagi pula namja itu tidak jelas. .hyuri jgn terlalu berharap.!"kata hyuri menutup ponselnya.
Tidak lama ponselnya berbunyi.
"hallo siapa ini?"bentak hyuri
"aku. .yg harusnya bertanya?"
"aku hyuri. .memang ini siapa?"
"aku choi minho. ."
"oh choi minho. . .apa?!! Cho choi minho? "
"ne. .kau tadi menelponku, tapi aku tidak kenal nomormu"
"oh iya. .aku yeoja yg slama sminggu ini membalas surat di kotak yg berada di taman"
"oh kau!. .mianhe aku tidak tahu. ."sontak minho.
"baiklah besok kita bertemu!" ajak minho.
"a apa? Bertemu . .baiklah. ."telpon pun di putus.
"besok! . .heump sebaiknya pakai baju sderhana saja."kata hyuri yg memejamkan matanya.
Keesokan harinya mreka bertemu.
"heump. .kenapa aku sangat deg2an ya!."hyuri gugup.terlihat sang flamers yg kebingungan mencari hyuri.
"itu kan flamers. .dia mendekat"
Hyuri smakin gugup."(untuk apa yeoja ini ada disini.)"gumam minho yg berdiri tidak jauh dari hyuri.kemudian minho menelpon hyuri.
"yeobosseo kau dimana?" "aku di. . ."lalu mreka saling memandang.
"ja jadi choi minho itu kau?"
"kau hyuri.?"
mreka duduk bersama.terlihat sangat canggung
"hey apa kabar? He"tanya hyuri gugup.
"aku baik2 saja,kau sendiri?"
"aku juga. .he. .oya kenapa kau bisa menulis curahan hati di surat sperti itu?"
"aku hanya ingin mengurangi kesedihan. .oya apa benar kau yg membalas smua suratku?"
"tentu saja. .memang kenapa?"
"he. .lucu skali. .kita sudah pernah bertemu tapi tidak sadar."
"bukan hanya pernah. .tapi sering. .he"
"benarkah? Kau sering memperhatikanku kan? Yeoja halte bus?"
"yeoja halte bus? "
"ne waktu itu kau pernah menumpahkan kopi di tas ku saat menunggu bus." hyuri mengingat2
"wah benar. .aku juga tidak sempat minta maaf. .hehe. .mianhe"
"kau ini lucu skali. .itu kan sudah lama skali. .haha"
"(tampan skali saat tertawa. .benar2 sempurna)"gumam hyuri tersenyum.
"(senyumnya mirip yoona.)"gumam minho.
"lalu kenapa namamu flamers?"
"oh itu. .flamers adalah nama pemberian pacarku" sontak senyum di wajah hyuri menghilang.
"kau sudah punya pacar? . .(bodoh. .tidak mungkin namja sesempurna dia tidak punya pacar)"
"ya. .tapi sudah meninggal."
"apa?. . .oh iya aku baru sadar ,kau menulis kesedihanmu tentang pacarmu kan?"
"ya. .kau pandai juga membuat kata2. .kenapa tidak jadi penulis?"
"ah aku tidak sepandai itu, lagi pula aku tidak kuliah sastra."
"knapa tidak?"
"he. .aku ini yeoja biasa saja, tidak punya uang dan hdup sendiri. .jadi mana sempat kulia. .hehe"
"jadi kau tinggal sendiri?kmana orang tuamu?"
"sejak smp aku tinggal sendiri, orang tuaku sudah meninggal.."
"benarkah? (knp nasibnya sama dgn yoona?)" mreka terus mengobrol sambil tertawa.
Saat sampai rumah.
"heump. .ternyata dia menyenangkan juga ya. .heu. ."hyuri terus tersenyum.
Sementara minho menatap foto yoona yg ada di kamarnya
."yoona. .tadi aku baru saja bertemu dgn orang yg mirip dgn mu..aku harap kau tidak marah."
Minho terus bicara dgn foto yoona. Lalu menitikan air mata.
Slama sebulan mreka terus bertemu,kelihatannya mreka sudah saling menyukai.
"minho kau mau ajak aku kemana?"
"kita kerumahku."
"benarkah?"
sampai dirumah minho.
Saat memasuki kamar minho,hyuri ternganga melihat foto yoona.
"si siapa dia?"
"oh dia yoona mantan pacarku yg meninggal 2thn lalu."
"jadi dia, yoona!"seru hyuri yg menjatuhkan diri di lantai.
"kau kenapa hyuri? Knp kau sangat pucat.?"
"dia. .dia adalah sahabatku yg menghilang,jadi dia sudah meninggal? Hiks hiks"
"apa? Jadi kalian sahabat."
"jangan temui aku lagi!"kata hyuri berlari pergi.
"hyuri! Hyuri!"panggil minho.
Berhari2 hyuri menghindar dari minho.
"hyuri tunggu! Kau knapa? Tidak balas sms dan tidak angkat tlp?"
"lupakan aku!"
"tapi knapa?"
"perlu kau tahu. .yoona itu adalah sahabatku, dia pasti sangat menyukaimu. .aku tidak mau merebutmu darinya. .itu menyakitkan skali untknya minho"hyuri berlari
"tapi . .dia inginkan aku bhagia."
lalu tiba2 hujan turun.
"hanya kau yg bisa menggantikannya."triak minho.
"kau hanya melihat sosok yoona saja dalam diriku,makanya kau berkata bgitu..tapi aku bukan yoona. .aku tidak mungkin menghianatinya. .hiks hiks."
"aku memang sangat menyukai yoona. .tapi aku sadar dia sudah tiada, dia juga pasti sedih jika melihatku bersedih trus karna kehilangannya,jadi aku ingin memulainya lagi dgn mu. .aku mohon!"seru minho menangis. "aku. ."
"aku mohon. .aku benar2 menyukaimu. .yoona pasti sangat bhagia jika sahabatnya yg menggantikannya"
"aku juga menyukaimu minho!"minho memeluk hyuri.
"berjanjilah padaku, jangan tinggalkan aku sperti yoona yg meninggalkanku"
"aku janji"kemudian minho mencium hyuri sangat lembut di tengah hujan yg deras.
THE END.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar