Park hyuri
choi shiwon.
Jesica.
Tifany.
Ryeo wook.
Dong hae.
Sung min
lee teuk.
Tiba di sekolah seorang gadis berambut hitam panjang,namanya park hyuri ..gadis itu memandang sekolah yg akan menjadi sekolahnya 3 thn ke depan.
Ia memasuki ruang kelas yg telah di atur.
Ia duduk di bangku yg paling depan.tapi di bangku sebelahnya terlihat kosong.kemudian dari belakang."hay siapa namamu?"tanya seorang gadis yg duduk di belakangnya. "oh aku park hyuri, kau siapa?"
"panggil aku jesica dan ini temanku tifany"
kata gadis berambut pirang itu menunjuk temannya."hay. .salam kenal"
"iya. .semoga kita bisa menjadi teman baik ya" kata jesica tersenyum. .hyuri hanya tersenyum. Tidak lama tugas pengabsen masuk dan mengabsen murid2!
Saat pengabsen memanggil nama choi shi won,tidak ada yg tunjuk tangan.
"apa siswa bernama choi shiwon tidak ada?"
"tidak pa!" jawab murid serentak,tiba2 dari balik pintu datang seorang anak laki2,tubuhnya tinggi dan wajahnya sangat tampan."maaf aku terlambat"kata pria tampan itu.
"apa kau choi shiwon?"
"benar pak!"
"baik silahkan duduk!"
shiwon duduk di sebelah hyuri.hyuri hanya memandang sedikit.
"hay siapa namamu?"tanya tifany.
"oh aku shiwon"
"waaaah kau tampan skali" shiwon hanya tersenyum sdikit.
Hyuri memandang teman sebangkunya itu.
Sudah 1 minggu shiwon dan hyuri tidak saling tanya.
"baiklah anak2 ,bapak akan beri kalian tugas..kalian harus bekerja sama dgn teman sebangku kalian ya..tugasnya adalah membuat 1 laporan persentase yg menarik untuk di lihat..kalian boleh menggunakan teknik apa pun. .mengerti!"
"ya pak!"jawab murid.
Mreka pun mulai berdiskusi.
Hyuri dan shiwon masih terdiam."aduhk knp aku harus dgn si patung jangkung ini? Huhf" gumam hyuri dlm hati.
"hey kau mau aku yg bacakan materinya apa kau?atau aku yg gambar kau yg menyusun konsep"tanya hyuri.
"terserah kau.!"
"iysh. .dasar es batu jangkung"
shiwon hanya memandang hyuri sinis.
Mereka mulai mengerjakan tugas.
Shiwon akhirnya mau bicara pada hyuri.tiba2 hyuri menyenggol rak buku di sebelah komputer.dan. . .brakk!! Buku2 jatuh ke lantai.sudah ada shiwon yg merangkul kepala hyuri.
"apa kau tidak apa2?"
Shiwon memandang hyuri penuh tanya.
"terima kasih"hyuri melepas tangan shiwon.
Seisi kelas melihat ke arah mreka."kenapa jadi begini,aku malu sekali,rasanya ingin keluar kelas saja" gumam hyuri.
Kejadian itu membuat hyuri memikirkan shiwon.
"dia itu menyebalkan ,tapi kadang dia baik. .aaahk. .tetap saja dia itu si kepala dingin" kata hyuri yg melahap sehelai roti isi.
Jam istirahat masih panjang.hyuri menyusuri jalan di sekitar aula olah raga sekolah..
Blug. .blug. .blug. .terdengar suara seseorang mendrible bola basket.
Hyuri masuk ke dalam aula. Dilihatnya shiwon yg tengah bermain bola basket.
Hyuri menghampirinya."kau bisa main basket ?he. .he di lihat dari postur tubuhmu kau pantas"
kmudian shiwon berhenti mendrible tepat di depan hyuri.
"kau tahu,kau sudah mengganggu konsentrasiku"shiwon melangkah pergi.
"hey es batuuu. .kau tahu tidak. .kau itu sangat angkuh dan menyebalkan,dasar kepala batu jangkung!"
bluggg!!!
Shiwon memantulkan bola basket hingga melambung tinggi karna kesal pada hyuri.
Brukk!!!
Bola basket tepat mengenai kepala hyuri."aw sakit!"
shiwon menoleh lalu pergi."hey . .pria kurang ajar,kau fikir kau siapa. .a aduhk. .sakit"hyuri mengusap kepalanya.
Sampai di kelas ,hyuri masih memegang kepalanya yg sakit."aduh kepalaku sakit sekali"
"hyuri kau kenapa? Apa kau sakit,wajahmu pucat!"jesica menanyakan.
"ahk tidak apa2,aku hanya pusing sdikit"
shiwon memandang hyuri yg kesakitan."dia sakit karna bola yg tadi aku lemparkan?" gumam shiwon dlm hati.
Pelajaran pun di mulai.
Guru mulai menerangkan.tiba2. .
Brukkk!!. Hyuri pingsan menimpa bahu shiwon.
"hyuri! Apa kau tidak apa2? Ayo shiwon angkat dia ke UKS"saran tifany.
Shiwon segera membawa hyuri ke UKS. .
Tidak lama hyuri sadar."emh. .aku dimana?"
"UKS. .kau pingsan!"kata shiwon meminumkan segelas teh pada hyuri.
"emh aku sudah tidak apa2 ayo ke kelas lagi"
saat hyuri hendak keluar shiwon menarik tangan hyuri."kau pulang saja,aku sudah minta kan izin"
"tidak perlu aku masih kuat"
"kau tahu. .kau itu sakit,jgn menolak lagi..ayo!"
Shiwon membawa hyuri ke dalam mobil shiwon."kau mau apa? Aku kan bilang tidak usah"
"duduk dan diam"
"tapi. . ."
"kau itu sakit,jgn merasa kuat kalau kau tidak kuat!" bentak shiwon yg kemudian menyalakan gas mObil lalu pergi.
"emh. .kenapa kau mau mengantarku?"
"karna aku yg melemparkan bola itu sampai kpalamu sakit"
"tapi,. . ."
"sudah diam saja,cerewet! "
sampai di rumah hyuri.
"nona sudah pulang?"
"iya . .aku sakit bi"
"ya ampun. .yasudah lebih baik nona istirahat ya"saran pembantu itu.
Shiwon melihat dari luar kamar hyuri.
"nona sudah tidur,mari saya antarkan tuan muda ke depan"
shiwon pun menuruni tangga rumah hyuri yg besar.."maaf nama tuan siapa?"
"oh aku choi shiwon"
"apa tuan kekasih nona?" "oh bukan aku temannya"
"oh saya kira kekasihnya,karna nona slalu kesepian di rumah ini"
"memang kmana org tuanya?"
"mreka sudah lama bercerai. .dan nona ikut dengan ayahnya"
shiwon terdiam sejenak."emh . .baiklah aku permisi."kata shiwon yg kemudian pergi.
Keesokan harinya di skolah.
"hyuri apa kau sudah sembuh?"tanya jesica.
"iya trima kasih teman2"
"jangan trima kasih pada kami,tapi shiwon,dia kan yg menggendong dan menjagamu di UKS dia juga mengantarkanmu pulang"
"benarkah. ."
tidak lama bel berbunyi,murid2 pun masuk.
Sudah ada shiwon yg duduk di bangku.
"kau sudah tidak apa2?"
"ya. .emh. .trima kasih ya"
"ya."shiwon tersenyum pada hyuri.
"ya tuhan! Dia tersenyum padaku, wajahnya tampan skali"gumam hyuri dlm hati.
Saat istirahat tiba,hyuri berjalan menuju ruang loker. Disana sudah ada 3 org pria.
"hay!" Sapa pria bernama lee teuk yg sepertinya ketua dr mreka.
Hyuri hanya diam.lama kelamaan mreka mulai kurangajar."kalian mau apa?"
"aku hanya ingin mencoba bibir mu saja,ku perhatikan kau gadis yg sangat cantik"
"hey kalian jangan kurang ajar ya!pergi!"
pintu sudah terkunci.
Ketika leeteuk hendak membekap hyuri. .
Brakk! Suara seseorang mendobrak pintu.
"lepaskan dia!" rupanya shiwon,,lalu ia segera menghajar leeteuk dan teman2nya.mreka pun kabur."kau tidak apa2?"
". . . . .!"hyuri masih ketakutan.
Shiwon membawa hyuri ke halaman belakang sekolah.
"kau sudah aga baikan?"
"ya shiwon! Trima kasih kau menolongku lagi"
shiwon hanya tersenyum."lain kali hati2, penjahat berkeliaran di luar sana" shiwon mengusap kepala hyuri.
"oh tuhan dia tersenyum lagi"gumam hyuri yg mengernyit bibirnya.
Shiwon pun pergi.
"sepertinya ia hanya tersenyum pada ku saja hihi"hyuri tersenyum sendiri.
Saat di kelas."hyuri. .kulihat kau semakin dkat saja dengan shiwon,kau pakai rayuan apa?" jesica menggoda hyuri.
"ah tidak teman2."hyuri tersenyum malu."tidak apanya.?dia hanya memperhatikanmu saja, gadis2 yg lain sangat sulit mendekatinya"
"gadis2 lain?" "iya, termasuk tae yeon gadis tercantik di skolah kita itu,dia tidak berhasil mendekati shiwon."
"knapa mreka mendekati shiwon?" "ahk kau ini apa kau tidak melihat,betapa kerennya shiwon,aku saja suka melihatnya"
"benarkah?! Dia itu kan cuma kepala es batu saja"
"eh kau ini sudah rabun ya,aku saja mau jadi pacarnya "tambah tifany.
"benarkah aku beruntung, .? Aahk. .jgn bodoh, dia itu cuma mau menolongku tidak lebih"gumam hyuri dalam hati.
Sore hari kira2 jam 4..hyuri berjalan menyusuri sebuah taman berbukit, disana banyak di tumbuhi bunga.
"heump. .bunga2 mawar ini sangat indah.."kata hyuri yg mengambil bunga2 itu dan menyusunnya di keranjang sepeda.
Di atas bukit terlihat seorang pria sedang memandang langit.
"ada orang juga di taman ini..tapi siapa? Ahk sudahlah"
orang itu menghampiri hyuri.
Hyuri sadar kalau org itu adalah shiwon."kau sedang apa di sini?" tanya hyuri heran.
"aku sering kemari"
"oya? !kau suka duduk di bukit itu ya?"
"ya. .karna pemandangannya langsung pada langit"
"lalu kenapa kau turun?"
"karna sudah mau hujan,ayo pulang"
"benar juga,sudah gelap" mreka segera bergegas pergi. Tiba2 hujan turun.
"aduh kita berteduh dimana ini?" kata hyuri sambil membawa sepedanya.
"aku juga tidak bawa mobil, .ahk disana saja" kata shiwon menunjuk sebuah bangunan kecil.
"aduh knp hujan turun mendadak begini ya!"
"memang sejak tadi sudah mendung"
Mereka berteduh bersama. ."knapa hujannya tidak berhenti2 ya?"imbuh hyuri.
"sabar saja!"
kemudian hyuri menadahkan tangan pada air hujan yg menetes di atap bangunan.shiwon memperhatikan hyuri.
Hyuri membasahi tubuhnya dengan hujan2an.
"hey kau jangan hujan2an ,kau bisa sakit"kata shiwon. .
Kemudian hyuri menarik shiwon,mreka berdua bermain air sambil mengejek dan tertawa.
"kau ini benar2 gila!aku baru tertawa selepas ini"kata shiwon yg senang itu."haha sama! Berarti kita sama2. ."
"gilaa!"seru mreka bersamaan. .
Shiwon membonceng hyuri di sepeda sambil bernyanyi2. .
Mreka terlihat sangat bahagia.
Sampai di rumah hyuri.
"heump nona,tUan knp basah begini ,ayo nona mandi dan ganti baju"
"iya bi"kata hyuri tersenyum."tuan muda juga. .ayo mandi"
setelah mreka mandi hyuri mengantarkan shiwon dgn payung."shiwon !trima kasih yah untuk hari ini" "haha aku yg harusnya trima kasih."
taksi sudah tiba."aku pulang dulu ya!"
"ya. .hati2!"
taksi pun pergi.
"shiwon! Shiwon! Shiwon! Knapa aku jadi memikirkannya ya? Hihi"
keesokan harinya di skolah."haaatciim!!" hyuri bersin2. ."aduh badan ku tidak enak skali"
"hey kau knp?" tanya jesica.
"aku flu kemarin kehujanan"
"benarkah? ?" lalu jesica dan tifany memandang shiwon yg sdang flu juga."wah ada yg tidak beres. .ayo mengaku ,kau dan shiwon hujan2an bersama kan?kalian pasti janjian" tifany memandang tajam.
"emh . .kami hanya kebetulan ketemu saja!"
"heump. .benarkah?!ayo critakan"
tidak lama guru datang.
Shiwon berjalan di balkon sekolah,terlihat hyuri yg sedang berjalan bersama teman2nya..sudah di depan mata shiwon,hyuri hanya tersenyum bersama teman2nya ia pun berlalu.
Shiwon melihat ke lantai..ada dompet dan sebuah jepitan rambut yg terjatuh,tidak lama seorang siswa menginjak jepitan itu.
"bukankah ini milik hyuri" gumamnya mengambil dompet dan jepitan lalu pergi.
Sampai di kelas,hyuri belum sadar kalau dompetnya tidak ada.
Ketika pulang sekolah hyuri menyusuri toko2 d sbuah mall..ia mengambil beberapa pasang sepatu dan blazer,,saat hendak membayar hyuri bingung mencari dompetnya.pelayan toko tidak mau menunggu lalu mengusir hyuri.hyuri di dorong hingga jatuh..
"aw. !"kaki hyuri terkilir.hyuri sangat kesakitan ,matanya menangis."harusnya mreka tidak sekasar ini. .aww sakit"kata hyuri yg memegang kakinya.tiba2 dari belakang hyuri ada seseorang yg membantu hyuri bangun"shiwon? Kau sedang apa?" "ayo !"kata shiwon menggendong hyuri di punggungnya.
"harusnya kau tidak belanja jika tidak bawa dompet"
"tapi tadi aku ingatnya dompet masih ada di tas,huft. .aku bingung kenapa bisa hilang? Jepit rambut ku juga hilang. .tapi mreka tidak harus memperlakukan begini kan!"imbuh hyuri.
"sudah. .aku akan mengantarkanmu."shiwon membawa hyuri ke mobil."heump. .knapa stiap aku kesusahan shiwon slalu datang. ."gumam hyuri tersenyum.
"ini dompetmu!"kata shiwon ."kau. .!kau sengaja ya,,hey knapa kau tidak kembalikan sejak tadi disekolah?apa kau sengaja membuat ku di usir oleh pelayan toko dan membuatku malu"hyuri kesal.
"mulutmu ini cerewet skali, ,aku menemukannya di balkon sekolah,untung saja aku menemukannya,jika bukan aku pasti sudah. ..ahk sudahlah,apapun yg ku katakan kau pasti tetap marah"shiwon aga kesal.
"benarkah. . .[brati shiwon tidak salah]. .yasudah maaf yah aku tidak tahu. .okey?"
"tidak okey!"
"aahk shiwon kau ini bisa becanda juga" "aku tidak becanda"
"heump yasudah. ."
shiwon menatap sedikit pada hyuri."iya ku maafkan"
hyuri tersenyum."trima kasih ya!"
Sampai di rumah hyuri shiwon menggendong hyuri. "nona kenapa?"
"aku tidak apa2 bi"
"ia hanya terkilir"kata shiwon yg masuk kekamar hyuri dan membaringkan di ranjang.
"sebentar ya bi2 panggilkan dokter"kata si bi2 yg keluar.
Shiwon duduk di kursi dan memandang hyuri."apa sangat sakit?" "tentu saja. ."
tidak lama dokter datang dan memeriksa hyuri."sepertinya ini cukup parah. .biar ku suntikan obat"
"apah?! Suntik?"
"iya jika tidak kakimu akan bengkak" "apa !tidak aku tidak mau,jgn sentuh kaki ku dokter,aku tidak mau!"
"sudahlah nona. .bantu aku memegangnya"kata dokter menyiapkan suntikan.
Shiwon memegang tangan hyuri."tenanglah. .setelah ini pasti tidak sakit lagi."shiwon memandang hyuri,hyuri memegang tangan shiwon dgn erat.
Sudah di suntikan obat,hyuri tertidur.
"bi aku pulang dulu ya"
"iya tuan muda ,trima kasih yah."shiwon pun pergi.
Keesokan harinya hyuri tiba di sekolah dgn kaki di perban."hey. .knapa kakimu?"tanya tifany.
"emh aku terkilir," "ayo aku bantu"jesica mengulurkan tangannya.
Sudah ada shiwon yg duduk di bangku."kau sudah baikan?" "ya. .trima kasih."hyuri tersenyum.
Sepulang sekolah shiwon mengajak hyuri ke taman tempat mreka pernah bertemu.
"knapa kau ajak aku kemari.?"
"tidak apa2,aku hanya ingin menghibur si kaki bengkak ini saja" "apah! Dasar es batu jangkung!" "apa kau bilang? Es batu jangkung?knp namaku begitu buruk?"
"cuma itu yg pantas untukmu." "benarkah? Knpa?" "karna kau itu org yg sangat dingin dan menyebalkan" "apa aku begitu?" "tentu, eh tapi ngomong2 apa kau memang slalu diam dan tidak pernah tersenyum,wlaupun di rumah?" "ya. !" "kenapa?"
"waktu kecil aku mengalami kejadian yg buruk,sampai aku menutup diri.." "oh begitu. .memang kejadian apa kalau aku boleh tahu?"
" aku melihat ayahku membunuh ibuku,.mulanya aku sangat periang,tapi sejak orang tuaku pergi,aku tinggal sendiri,hanya tinggal pelayan dan aku di rumah."
"ya tuhan kasian skali pria ini,brati aku masih beruntung memiliki org tua walaupun jarang bersamaku."
"Jangan kasihani aku,aku benci kata2 itu"
hyuri memandang wajah shiwon.
"yasudah jgn bicarakan ini lagi. .oya aku punya sesuatu."shiwon mengeluarkan sebuah kotak."apa ini?"
"buka saja!" hyuri membuka kotak itu."jepitan ku!" "ya. .kmarin aku menemukannya sudah rusak"
"apa rusak??dasar orang ini pelit skali kukira kau membelikan lagi untuk ku"
"jgn salah . .aku memperbaikinya semalaman,"
"semalaman?" "iya"hyuri mengambil tangan shiwon dan melihat ada luka di tangannya."luka ini. . ." "ya ,tanganku terkena bagian tajamnya." tanpa fikir panjang hyuri mengambil pembalut luka dan membalut luka shiwon."apa gunanya?sudah tidak berdarah lagi"kata shiwon."ya tapi minimal aku sudah memperhatikan lukamu kan"
"dasar wanita." "apah?!" "cerewet!"shiwon tersenyum melihat hyuri.
Kemudian shiwon memakaikan jepitan itu pada rambut hyuri yg panjang.
Sudah sangat lama hyuri dan shiwon tapi mreka belum menyatakan perasaan mreka masing2..shiwon tampaknya sudah berubah menjadi pria yg di inginkan hyuri,begitu pun hyuri sudah menjadi hal penting bagi shiwon.
Kelulusan sekolah pun tiba.
"shiwon kau mau melanjutkan kuliah kemana?"
"aku akan pergi ke jepang." "benarkah, brati aku tidak akan bertemu dgn dia lagi."gumam hyuri.
"berarti kau tidak tinggal disini lagi?"
"ya. ." "heump. .kenapa aku jadi sedih, padahalkan aku lulus.."
"shiwon! Slamat ya kau lulus!"kata jesica"iya trima kasih" "lalu kau mau kuliah kemana?"sambung tifany. "aku akan ke jepang" "apa!" kemudian shiwon pergi."hyuri! Aku dengar shiwon akan ke jepang? Apa benar?"
"mungkin aku tidak tahu." "memang dia belum jadi pacarmu?"tanya tifany penasaran "kenapa tanya itu? Aku tidak pacaran" "tapi apa shiwon tidak bilang apa2? Misalnya. .i love u,atau sarangheo begitu?" hyuri hanya menggeleng kepala."aduhk knapa bisa dia tidak katakan apa2. Padahal kalian kan slalu bersama" "mungkin dia tidak menyukaiku" "tidak mungkin ,dia pernah bilang hyuri itu bidadari kecil yg harus ia jaga"kata tifany.
"benarkah? Tapi kenapa dia tidak katakan apa2 ya!"
"sebaiknya kau saja yg katakan duluan hyuri,katakan kalau kau menyukainya" "ahk apa2an. .tidak mau"
"hey aku yakin shiwon juga menyukaimu,dengar ya, shiwon itu adalah anak tunggal dan yg kudengar ia itu cucu konglomerat..pantas dgn mu hyuri,keluargamu juga terhormat kan!"
"aku tidak peduli dia itu anak siapa atau cucu siapa,yg pasti aku tidak akan bertemu dia lagi."tegas hyuri lalu pergi.shiwon mengikuti hyuri. .sampai di aula musik
Hyuri sadar kalau shiwon mengikutinya."knapa kau mengikuti ku?"
"kau bisa main piano?"
shiwon mulai memainkan piano. ."kau bisa main piano?"hyuri menikmati alunan piano."apa judulnya?"tanya hyuri."its you!"kata shiwon menikmati musik dan bernyanyi.
Lagu pun selesai. .shiwon mengatakan sesuatu."hyuri, kau tahu,menunggu itu adalah hal yg paling membosankan?" "emh. .tentu."
"tapi menunggu adalah hal yg mulia,jika kau menunggu dgn tulus kau akan dapatkan apa yg kau tunggu itu..aku melihatmu seperti seorang bidadari kecil yg slalu terjatuh ,hingga aku harus slalu menjagamu ,sama seperti aku, aku adalah seorang yg slalu kesepian dan berfikir kalau aku tidak akan pernah sebahagia ini. .tapi aku sudah merasakan kebahagiaan darimu,meskipun aku tidak pernah mengatakan cinta,tapi ketahuilah ,aku selalu menempatkanmu di dalam surga hatiku, ,aku salut dengan penantianmu selama 3thn untuk dapat bersama org yg kau cintai. .maaf. .kau harus menunggu lagi. ."
"tapi kenapa?bukankah sudah teramat lama?"
"seperti kataku, percayalah pada penantianmu,suatu saat nanti aku akan kembali dgn hadiah kesuksesan dan kebahagiaan di tanganku,jadi tunggulah aku. . ." shiwon pergi meninggalkan hyuri. .seketika air mata hyuri jatuh deras."ya tuhan . .kenapa kau takdirkan org aneh itu untuk aku cintai,sementara dia tidak pernah mengatakan cinta, hanya menanti dan menunggu yg iya katakan, apakah benar cinta adalah menunggu? Apakah jika aku menunggu dgn tulus aku akan meraihnya??"gumam hyuri yg menangis.
Shiwon berjalan di bandara. .ia akan segera berangkat ke jepang."hyuri tunggulah aku! "shiwon pun pergi
Sudah 3thn berlalu shiwon kembali ke korea selatan bersama teman2nya,mereka ryeo wook ,sung min dan donghae.
"sudah lama sekali rasanya aku tidak menghirup udara korea. ."shiwon merasa senang karna bisa kembali ke korea."hei shiwon ayo kerumah mu,aku sudah lapar"kata donghae.
Mreka pergi ke rumah shiwon.
Turun dari mobil celica merah hyuri yg mengenakan pakaian wisuda."hyuri! ! !"teriak jesica dan tifany yg sama2 mengenakan pakaian wisuda. "kalian sudah datang?" mreka terlihat bahagia.
"oya kudengar hari ini shiwon pulang dari jepang, apa dia memberi tahu mu hyuri?"
"emh. .tidak. ."
"ohk ayo masuk"ajak jesica
"shiwon. .apa kabarnya sekarang? Apa dia masih ingat padaku?tapi sudah 1 thn ini dia tidak membalas emailku,dia pasti sudah melupakanku,dan aku pun harus begitu"
gumam hyuri dlm hati.
Acara wisuda pun di mulai. Hyuri terpilih menjadi siswi terbaik di kampusnya.
Keesokan harinya hyuri pergi ke taman berbukit itu. Ia mengingat saat bersama shiwon. Satu persatu bayangan tentang shiwon muncul."aku harus melupakannya." kemudian hyuri duduk di atas bukit.
Tidak lama datang seorang pria ,ternyata shiwon.ia berjalan mendekati hyuri.
Saat hyuri beranjak bangun dan membalikan tubuhnya.". . . .??shiwon![benarkah namja yg ada di hadapanku ini adalah shiwon]" gumam hyuri. .shiwon hanya tersenyum."hay noona!! Apa kau masih park hyuri 3thn silam?"tanya shiwon.
"shi. .shiwon! !"
"ya aku choi shiwon"
". . . .?kau kembali.?"
"ya. .rupanya kau tidak berubah hyuri,rambutmu masih panjang seperti dulu"
"kau juga. .kau masih sama,ku kira kau tidak akan kembali lagi!"
"aku pernah bilang kan. .kalau setelah aku sukses aku akan kembali, emh . .lalu apa kau menungguku?" "tentu saja, knp kau tidak pernah membalas emailku?"
"aku sengaja! Aku ingin tahu apa kau akan tetap menunggu atau tidak."
"huft dasar. .kau jahat "
"ahahaha"
tiba2. .
"shiwoon! Ey shiwon! Sedang apa kau disana!"teriak ryeo wook. "ehk kelihatannya shiwon bersama wanita." kata donghae,.kemudian mereka menghampiri shiwon.
"hey shiwon sedang apa kau! Bersama seorang gadis lagi"
dong hae meledek.
"oh kenalkan. .dia park hyuri,dia ini pacarku!"
"wah pacarmu ya. .cantik,kukira kau tidak normal,karna selama di jepang kau tidak pernah bersama wanita. .haha"celoteh dong hae. "hyuri kenalkan mereka ini teman2ku dari korea yg kuliah di jepang,,"
hyuri hanya tersenyum sambil berkenalan.
Hyuri pergi dengan mobil shiwon."hey knp tadi kau bilang aku pacarmu?"
"memang knapa? Kau tidak suka?"
"bukan begitu. .tapi status kita kan belum jelas" kemudian shiwon menepikan mobilnya.
"kau mau kejelasan?"
"tentu. ."
"baiklah. .tapi aku tidak ingin menjadi pacarmu atau namja mu!"
"lalu.?"
shiwon mengambil sebuah kotak kecil pada saku jasnya."aku mau menjadi suamimu!"kata shiwon membukakan kotak itu. Hyuri hanya ternganga saat shiwon memakaikan cincin berlian di jari hyuri."marry u. .adalah impian ku slama di jepang,dan aku kembali untuk mewujudkannya..kau mau kan?"
hyuri memeluk shiwon.
"aku sangat bahagia. .ya aku mau shiwon. .akhirnya penantianku tidak sia2" mreka terlihat sangat bahagia. .karna penantian mereka slama 6thn untuk bersama telah terlaksana.
THE END.
dong hae meledek.
"oh kenalkan. .dia park hyuri,dia ini pacarku!"
"wah pacarmu ya. .cantik,kukira kau tidak normal,karna selama di jepang kau tidak pernah bersama wanita. .haha"celoteh dong hae. "hyuri kenalkan mereka ini teman2ku dari korea yg kuliah di jepang,,"
hyuri hanya tersenyum sambil berkenalan.
Hyuri pergi dengan mobil shiwon."hey knp tadi kau bilang aku pacarmu?"
"memang knapa? Kau tidak suka?"
"bukan begitu. .tapi status kita kan belum jelas" kemudian shiwon menepikan mobilnya.
"kau mau kejelasan?"
"tentu. ."
"baiklah. .tapi aku tidak ingin menjadi pacarmu atau namja mu!"
"lalu.?"
shiwon mengambil sebuah kotak kecil pada saku jasnya."aku mau menjadi suamimu!"kata shiwon membukakan kotak itu. Hyuri hanya ternganga saat shiwon memakaikan cincin berlian di jari hyuri."marry u. .adalah impian ku slama di jepang,dan aku kembali untuk mewujudkannya..kau mau kan?"
hyuri memeluk shiwon.
"aku sangat bahagia. .ya aku mau shiwon. .akhirnya penantianku tidak sia2" mreka terlihat sangat bahagia. .karna penantian mereka slama 6thn untuk bersama telah terlaksana.
THE END.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar