Senin, 02 Desember 2013

2 Heart


Key Shinee
2 Heart

Cast.
Kim kibum
Ma hyeri
Lee jinki
Lee Taemin
Kim Subin
Genre : Free :-)


Part 1.
Pagi itu seorang yeoja menelusuri halte bus karena ia kira sudah terlambat untuk pergi ke sekolah. Ya dia Ma hyeri, si yeoja imut yang sangat hobi terlambat masuk ke sekolah. sejak sekolah dasar ia senang sekali datang terlambat ke sekolahnya, kepribadiannya yang sangat berantakan membuat orang-orang enggan berteman dengannya, tapi di samping itu yeoja yang baru berusia 17 tahun ini sangat pintar dalam soal pelajaran, prestasinya selalu bagus, hanya ia begitu jorok dan berantakan sehingga orang lain enggan untuk simpatik padanya. Termasuk namja bernama kibum , namja yang terkenal bersih dan rapi dalam menjalani kegiatan sehari-harinya, Kibum sangat membenci Hyeri.

Sampai disekolah hyeri mendapati gerbang yang sudah tertutup rapat.

Hyeri POV
Ya ampun padahal aku sudah berusaha secepat mungkin tapi tetap saja telat.
Aku harus masuk kelas, kalau tidak aku akan kehilangan nilai lagi, itu lebih buruk di bandingkan tidak mandi selama seminggu. Aku pun sampai di depan kelas dan berusaha masuk dengan menggunakan cara lamaku, yaitu menerobos saat guru lengah.

"Hyeri !!"

"Aishhh ..." Sial aku ketahuan lagi.

"kau fikir bisa berhasil dengan cara lama? sudah berakhir !"

Akhirnya aku terpaksa dihukum lagi di depan tian bendera.

"Berdiri disini sampai jam istirahat tiba, dan aku pastikan kau tidak akan mendapatkan nilai sempurna di semester ini" ancam guru padaku, tapi entah kenapa aku tidak merasa takut pada ancaman guru killer itu, karena saat kelas 1 aku sudah sering melawannya.

Tiba-tiba ada yang menbuatku teduh, kurasakan ada seseorang yang menghampiriku, dan benar saja , seorang bertubuh tinggi dan menghalangiku dari paparan sinar matahari.

"Ya tuhan ! apa kau kirimkan aku seorang angel? gomawo" kataku pelan.

"heuheu! kau fikir aku mau jadi seorang angel untukmu? emh, mungkin lebih tepatnya malaikat pencabut nyawa" celetuk dari suara yang sangat ku kenal
" mwo! kau..." ternyata si Mr.Clean kibum, sangat kebiasaan jika ia mengejekku saat aku di hukum.

Kibum POV

"haha.. kau ini apa otakmu belum di servis? kenapa sejak dulu kau selalu rusak? apa kau ini idiot? atau bodoh?"
Bosan rasanya aku melihat yeoja jelek, berantakan dan kotor ini dihukum terus, mestinya kalau ia tidak membuat kekacauan stiap pagi sekolah kami akan di nobatkan sebagai sekolah disiplin nomor 1 di kota ini.

"Ya! kenapa kau selalu telat? apa kau tidak punya jam dirumahmu? atau kau tidak punya kasur dirumahmu sehingga kau tidak bisa tidur nyenyak dan bangun kesiangan?"

"ne ! lalu? apa urusanmu?"
sial sekali dia berani berkata seperti itu padaku !

"dengar ya yeoja pabbo ! seharusnya jika kau ingin berada di sekolah nomor 1 di kota ini kau sudah harus siap untuk disiplin, dan tidak bertindak seperti manusia bodoh yang selalu terlambat setiap harinya"

"bla bla bla !"

"ya !!" kesal sekali melihat yeoja itu mengejekku dan melecehkan ucapanku.

"kenapa kau selalu peduli dengan apa yang aku lakukan? apa kau menyukaiku sehingga kau harus memberikan nasihat padaku?"

"apa? kau fikir aku ini namja gila yang bisa menyukai yeoja sepertimu !"

"kalau begitu baguslah aku jadi semakin yakin kalau kau sebentar lagi akan semakin tua karena kau tahu , stiapa hari kau selalu saja menceramahiku dan mengejekku, yayaya aku senang sekali karena kau akan segera tua dan beruban sehingga aku bisa tertawa lepas melihatmu seperti itu'

iysh yeoja ini, dasar kibum bodoh ! kenapa kau harus peduli pada si yeoja jelek ini, kau kan bukan siapa-siapanya. Aku pun pergi meninggalkan Hyeri sendiri tanpa komentar.
Aku pergi ke kantin dan disana aku lihat ada Subin , mantan pacarku dulu.

"anyeong !" sapanya padaku, dan aku hanya melayangkan senyuman sedikit nan pelit padanya, oh tuhan aku sudah merasa bangga sekali bisa bersikap seperti itu pada yeoja munafik itu, dan sangat aku benci, sama seperti hyeri.

"Kibum ! apa kabar? "

"Baik !" jawabku singkat sambil memandang ke arah berlawanan.Alhasil tidak smapai 1 menit subin pun pergi karna kesal menghadapi sikapku. setahuku ia masih menyukaiku, tapi sayang aku sudah tidak menyukainya lagi, karna ia ternyata mengidap penyakit aneh, yaitu suka membersihkan kotoran hidung di hadapanku, dan aku snagat benci hal itu.

===
Hyeri POV

Aku berjalan menuju kantin dan disana aku lihat ada si Mr. Clean sedang duduk sendirian , ya seperti biasanya, ia tidak punya teman karna sikapnya yang aneh dan ajaib itu, ia anggap semua orang di muka bumi ini kotor dan hanya dia yang bersih.

"Hyeri !" panggil seseorang yang sangat aku kenal, dia Lee jinki sahabat terbaiku.

"ne ! " aku menghampiri namja bermata 1 garis itu , dan seperti biasanya ia sudah menyiapkan segelas juice anggur untukku.

"kau dihukum lagi ya?"

" ne.. aku tidak mengerti kenapa guru kimia begitu mencintaiku sampai ia harus memperhatikanku terus haha"

"heummm dasar kau ! jadi kau tidak dapat nilai lagi?"

"ne !"

"lalu kau akan tebus dengan apa?"

" tentu saja memakai otakku laah"

"jinja? kau bisa mengejar nilaimu yang sudah sangat jauh tertinggal itu?'

"tentu saja apa kau tidak percaya padaku?"

"ya aku percaya ! tapi tadi kulihat kau sedang di hampiri oleh si Mr. Clean itu lagi?"

"ne .. seperti biasa ia melontarkan kata-kata hebat seperti biasanya."

"hahah.. kurasa ia menyukaimu"

"ya mungkin ! tapi aku NO !"

saat aku mundur kebelakang tiba-tiba aku tersungkur di pelukan seseorang.
ne , dia Taemin, namja yang sangat aku suka itu, tubuhnya yang tinggi dan kekar itu membuatku hangat.

"oh mianhe" kataku salting

"ne gwenchana ?"

"ne.. "aku melontarkan senyuman paling manis yang ku punya padanya.

"lain kali hati-hati kalau jalan" kata namja berambut pirang itu. Walaupun ia saudara kandung kibum tapi sifatnya sangat jauh berbeda, taemin jauh 10000000000 kali lebih baik di banding hyungnya yang sangat menyebalkan itu, mungkin karna mereka beda ayah.

"oya.. kau punya waktu siang ini?" tanya taem.

"wae?"
"aku ingin mengajakmu ke toko buku dan setelah itu kita Lunch bersama"

aigooooo.... senang skali rasanya mendengar kata2 taem , dia benar2 namja yang tahu apa keinginanku.

"ne baiklah, siang ini kan?"

"ne ! aku tunggu kau di toko buku biasa ya !"

waahhh senang skali rasanya , ini satu2nya kabar baik yang kudengar hari ini , setelah semua kejadian yang tidak enak dan membuatku tidak mood.

Kibum POV

Aku melihat Taemin sedang berjalan keluar parkiran, dan aku tahu kalau ia sekarang ada janji bersama si yeoja jelek itu. Ah tapi itu tidak penting , lagi pula untuk apa aku memikirkan hal itu bukankah taemin selama ini juga bersikap sok cool pada ku, memang sih dia lebih keren dari aku, lebih sedikit bicara, dan suka sekali berkumpul dengan genknya yang terkenal disekolah kami, tapi menurutku aku lebih cool dari taemin.

===
Siang itu aku pergi ke taman di sebelah toko buku , tempat biasanya aku bersantai saat siang sambil membaca novel. Aku melihat hyeri bersama taemin sedang duduk berdua dan asik mengobrol, tadinya aku hendah pergi namun. "Hyung !" seru taemin memanggilku, mau tidak mau aku menoleh.

"o oh.. kau ! ada apa?"

"duduklah dengan kami disini!" ajak taemin , tumben skali ia mengajakku duduk bersama , biasanya ia selalu cuek.
"oh baiklah!" dari kejauhan aku sudah melihat wajah masam si yeoja jelek itu.

"kami sedang mengobrol bersama , kau mau kemana?"

"aku mau ke toko buku, biasa mencari novel"

"oh, jadi kau mau beli novel, tadi kami baru kesana dan kulihat ada novel terbaru, hyeri membelinya iya kan hyeri?"

"ne !" jawabnya tanpa melihat kearahku. Lagi pula apa sih tujuan taem memanggilku, ingin pamer kebersamaan dengan si yeoja jelek itu? iyh.. aku tidak berminat mengetahui sedikitpun. Walaupun dulu waktu kecil aku pernah dekat dengan hyeri, tapi sekarang tidak. Karena dia sangat kotor dan jelek.

"kenapa kalian terlihat kaku? bukankah sejak kecil kalian sudah slaing kenal?"

"ne , tapi aku tidak berminat mengenalnya lagi " jelasku lalu aku berpamitan untuk segera pergi dari tempat menyebalkan itu.

Hyeri POV

iyh memang siapa dia berani skali berkata begitu, justru harusnya aku yang berkata seperti itu.
kenapa kibum bisa sekasar itu padaku, padahal kan dulu ia snagat baik padaku, aaahh lupakan itukan dulu, 10 tahun yang lalu.

"Hyeri ! kau kenapa? apa kau keberatan jika aku memanggil hyung kemari?"

"anyi.. aku tidak keberatan hanya saj ucapannya tadi itu sangat menyebalkan !"

"ne.. hyung memang begitu tapi sebenarnya ia orang yang baik, walaupun kami saudara tiri tapi menurutku dia baik"

"taem, kau ini baik sekali, kibum yang segitu menyebalkan saja kau bilang dia baik, padahalkan ia menyebalkan"

"sudahlah , lebih baik kita bahas yang lain"

===
Sampai di rumah aku teringat saat dulu aku dan kibum main bersama, tapi entah kenapa aku merasa sedih mengingat hal itu , karna melihat kibum yang sekarang aku rasa ia sudah mati, dan itu membuatku sadar kalau semua yang ada didunia ini tidak abadi termasuk sahabat.
benarkah sahabat? bukankah aku sempat memiliki perasaan pada kibum, aah lupakan saja bagiku kibum sekarang sudah mati.

aku berkaca pada kaca lemari di kamarku. Aku sadari kalau kamarku ini sangat berantakan , karna sejak dulu aku tidak pernah mengizinkan pembantu masuk kekamarku untuk bersih2, aku takut ada barang yang hilang karna pembantuku itu sedikit nakal dengan barang2 bagus.
Aku melihat sekujur tubuhku, rambut yang acak-acakan, kulit wajahku yang berminyak, serta gigiku yang kuning dan agak berbau , model bajuku juga tidak masuk katagori style seorang yeoja manis, Huft !!
"aku ini benar-benar menyedihkan, tapi jika aku dandan, si kibum itu pasti akan merasa senang, karna menurutnya ia telah berhasil mengubahku jadi lebih bersih dan rapi hanya dengan kata-katanya, itu akan membuatnya semakin PD. tapi apa salahnya, sudah hampir 5 tahun aku tidak memperhatikan penampilanku, semenjak eomma meninggal tidak ada lagi yang memperhatikan penampilanku, appa slalu sibuk di kantor, sedangkan aku tidak punya siapa-siapa lagi disini. Aku rasa tidak ada salahnya jika aku mulai berdandan layaknya seorang yeoja SMU. tapi ku urungkan lagi niatku saat mengingat di sekolah sana ada orang yang sangat menyebalkan yang ingin skali aku berubah, yaitu kibum.
Aku pun kembali berbaring dan tak lama aku tidur.

===

malam ini adalah malam puncak pesta perayaan ulang tahun sekolah kami, seperti biasa sekolah kami mengadakan pesta untuk para siswa dan guru, aku datang dengan menggunakan jeans dan kaos putih biasa, memang sangat biasa , tapi itulah aku.

"ya hyeri !" sapa jinki yang muncul dari belakang, seperti biasa tampangnya yang sangat cool itu membuatku ingin memujinya
"oh.. oppa ! kau tampan juga !" kataku sambil menarik pelan kerah bajunya.

"benarkah? lalu kau? ahahahah... kau ini seperti biasa , pasti tidak mau berdandan ya? kapan sih kau akan sembuh dari penyakit anti make up mu itu?"

"hehehe.. ya kapan2 sajalah oppa !"

jinki hanya menggelegkan kepalanya.


"ehm cek cek cek.. ! baiklah perhatian untuk para siswa yang sudah datang tlong perhatikan, malam ini , di pesta ini , aku bersama pihak panitia akan megadakan acara games yang sangat seru, yaitu cari jodoh

"apa sih yang dikatakan si bodoh itu?!" benar-benar tidak bermutu.

"aku akan menjelaskan aturan permainan ini, kami akan membuka pendaftaran bagi siapapun yang merasa tidak punya pacar, ayo silahkan !"


"whats !" apa yang terjadi? jinki oppa mendorongku dan terpaksa aku harus ikut mendaftar karna aku sudah maju tanpa sengaja. aku membelalakan mataku pada oppa, namun ia hanya tersenyum. Dan ia pun ikut mendaftar, entah tujuannya apa.

tidak lama aku dengar nama kibum pun disebut oleh MC acara . Benarkah si menyebalkan itu juga ikut?

Kibum POV

Sial sekali karna aku terdorong oleh manusia-manusia haus jodoh itu sehingga aku harus ikut dalam permainan bodoh ini.
Terpaksa sekali aku ikut mendaftar. Mana disana ada hyeri, aku sangat tidak suka pada yeoja jorok itu.

tidak lama Mc acara memberi kami nomor yang di gulung dalam kertas, dan tinggal menunggu di panggil oleh juri.

"baik ! bagi nomor yang aku panggil silahkan maju kedepan , dan akan berpasangan dengan nomor yang selanjutnya aku panggil oke " seru Juri permainan.

"Nomor 5 !" apa ? ! itu nomor urutku kan? aigooo...

aku terpaksa harus maju.

Hyeri POV

semoga saja aku tidak berpasangan dengan si Mr.clean itu.

"selanjutnya nomor 9 !" apa... itu kan nomorku.. tapi tapi.... aku tidak akan maju.
Aku mencoba untuk kabur , tapi sialnya ada yang melihatku dan berteriak

"hey hyeri ! kau mau kemana !? " orang itu mengambil kertas di tanganku.
"waahh kau mau curang ya? hyeri dapat nomor 9 teman2 "
hancur sudahh aku terpaksa maju dan berpasangan dengan mr.clean menyebalkan itu.

kibum hanya menatapku sinis.

setelah semua mendapatkan pasangan, mau tidak mau cocok tidak cocok kami harus ,elanjutkan.

"baiklah semua sudah berpasangan ! peraturannya ,mulai malam ini kalian harus pacaran selama 2 minggu dan kalian tidak boleh putus sebelum waktu 2 minggu. Jika kalian melanggar peraturan kalian akan dapat hukuman, yaitu membersihkan sekolah selama 1 bulan"

apa... benar-benar gila... huft !

====
keesokan harinya aku seperti biasa terlambat lagi. Dari kejauhan aku melihat jinki oppa bersama dengan Subin

"oppa?"

"anyeong !!" kata jinki oppa tidak semangat.

"kau dan dia?"

"ne.. bagaimana? kami cocok kan?" serempet Subin yg dengan bangga memegang tangan jinki.

"yayaya" aku pun hendak pergi.

"hyeri ! emh.. istirahat mari kita kekantin bersama?" ajak jinki padaku.

"eeehh tentu saja tidak boleh, kau kan sekarang pacarku" kata subin manja. iyh jijik sekali aku melihatnya, eits  bukan karna cemburu tapi karna aku memang tidak suka pada yeoja manja.

"yasudahlah oppa, aku pergi dulu!"jinki hanya melihatku pergi.

Hyeri POV

Aku berjalan gontai menuju kelas. Saat aku hendak masuk tiba-tiba kibum menghadangku

"huft !! kau membuatku kaget ! ada apa sih kau tiba-tiba datang seperti hantu begitu?"

"Ayo kita mulai pacaran !" seru si Mr.clean itu membuatku tersedak.

"uhukuhuk !! apa? "

"ne.. ayo kita pacaran mulai pagi ini! "

"oh aku baru ingat .. kau menganggap games itu serius ? ahahahah.. apa pukulanku minggu kemarin membuatmu jadi bodoh begini? aku tidak mau !"

"aku serius, atau aku akan bilang kalau kau akan menghindari peraturan games itu dan kau yang akan di hukum , termasuk aku"
sontak aku terdiam.

"jadi games itu serius? dan kau juga menganggap itu serius? "

"te te tentu saja , aku tidak mau kita di hukum"
benar juga apa yang ia katakan , malas sekali rasanya jika haus membersihkan sekolah selama sebulan

"baiklah ! aku mau, tapi dengan catatan kau tidak boleh melakukan hal macam-macam padaku oke?"

"ne !" kata kibum lalu pergi ke kelasnya.

Huft benar-benar merepotkan sekali .. gara-gara jinki oppa , coba saja ia tidak mendorongku waktu itu.


Kibum POV

siang itu aku menyempatkan diri untuk duduk di taman sekolah, saat aku dalam perjalanan ada sekelompok namja yang menghampiriku, ternyata namja2 itu adalah panitiqa dari games itu.

"Bagaimana kibum apa kau sudah mulai pacaran dengan hyeri?'" tanya seorang namja yang wajahnya ku kenal namun aku lupa siapa namanya.

"oh te tentu saja sudah.. "

"jeongmal?"

"ne, kalau tidak percaya tanya saja pada hyeri" jelasku agak gugup, semoga saja hyeri berkata sama denganku.

"baiklah, kalau begitu mana pacarmu? kenapa kalian tidak bersama?"

mampuss aku , aku lupa mengajak hyeri pergi bersamaku, aku bingung harus bagaimana.

tiba-tiba aku melihat si bodoh hyeri sedang berjalan di halaman sekolah sambil memakan sekantong snack

"Hyeri !!" panggilku berusaha memanggil anak jorok itu. Aku berlari menghampiri hyeri sampai aku hampir jatuh.

"ada apa sih? kau ini seperti orang gila , untuk apa kau berlari begitu?"

"ya ! ada panitia games disana kau harus akting !" bisikku pada hyeri.

aku pun berinisiatif untuk merangkul hyeri.

"iyh apa-apaan sih kau ini ? !"

"sudah diam !"

Hyeri POV

iyh apa-apaan sih si kibum ini, aku ini kan bukan pacar aslinya. Tapi suasana ini mengingatkanku pada 10 tahun lalu semenjak aku dan kibum berpisah, dan sampai bertemu 5 tahun kemudian kami menjadi asing dan saling membenci, Aku membenci kibum karna saat itu ia mengatakan aku sangat kotor dan jelek, sedangkan kibum membenciku tanpa sebab, dasar orang aneh
Ia menggandeng tanganku dan menarikku seperti barang rongsokan, aku pun sangat kesal.

"Ya ! bisa tidak kau bersikap halus padaku? jangan menarik tanganku seperti ini , sakit tahu !"

"mianh !" katanya melepas tanganku, ia pun berjalan lebih dulu.

"sebenarnya kau ini mau ajak aku kemana sih?"

"aku ingin ke taman sekolah, kau mau ikut?" ajaknya dengan tampang menyebalkannya itu.

"anyii !"

"wae?"

"untuk apa aku ikut denganmu? aku juga punya urusan sendiri ! aku lapar , aku mau makan di kantin !"

"kau tidak lihat sejak tadi pihak panitia selalu memperhatikan kita , mereka tidak percaya kalau kita pacaran, kau mau mereka curiga kalau kita berpisah?"

"mwo? jadi kau ingin aku menahan laparku dan mengikutimu ke taman? memangnya aku harus makan rumput di taman? kau tahukan di taman tidak ada makanan"

"cerewet skali kau ini ayo !"

Aku tidak berhasil menolak keinginan si Mr.clean ini, ia pun menarik tanganku paksa .
sampai di taman aku dan dia duduk di bangku yang agak jauh dari keramaian.

"untuk apa sih kita duduk disini? disini kan sepi , atau kau mau berbuat macam-macam ya padaku?"

"mwo? hahahah ngaca saja dulu.. kau ini bau dan jelek , menyentuhpun aku tidak mau !"

"lalu apa ini?" kataku memperlihatkan pegangan tangannya yang sangat kuat itu, seketika ia melepas tangannya.
"itu terpaksa , lagipula kau ini tidak berubah ya, sejak dulu yang kau fikirkan selalu makan , lihat tubuhmu yang tidak langsing itu"

"wae? kenapa kau slalu memperhatikan penampilanku? kenapa kau ini slalu saja ikut campur urusanku?"

tiba-tiba kibum membekap mulutku dan memberikanku sepotong cake yang sangat aku suka.

"Diam dan makan dengan tenang !" katanya sambil mengelap tangannya yang habis membekapku , seolah ia sangat jijik.

Aku menatap wajah namja bermata tajam itu. Ternyata dia memang sudah sangat berubah, dulu dia sangat cuek tentang penampilan tap[i entah kejadian apa yang membuatnya menjadi begini. Mungkin ia sudah kemasukan jin kebersihan sehingga jadi seperti ini.

"Gomawo !' kataku pelan, ia pun hanya diam sambil membaca buku aku pun melanjutkan makan kue sampai kue yang dibawa kibum habis.

"hahahahatccchiim !" aku bersin dan seketika kibum berlari menjauh dariku.

"kau kenapa? apa ada yang salah?"

"jelas saja kau baru saja mengeluarkan beribu bakteri, dan aku tidak mau kau menularkan itu padaku, dasar yeoja kotor, kau tidak mencuci tanganku saat makan dan kau juga sepertinya tidak mandi taqdi padi, tubuhmu bau sekali tahu ! iyh.. benar-benar menjijikan ! dan kau....."

"STOP ! ....." kami terdiam sejenak, mungkin kibum kaget mendengarku teriak.

"kau ! berani skali kau mengataiku menjijikan? memang apa yang sudah ku perbuat sehingga kau begitu membenciku? dan kau juga mengataiku orang kotor, kau fikir kau ini siapa berani sekali mengataiku ?" kataku , tak terasa air mataku mengalir, kibum pun menatapku yang marah.

Kibum POV

Ya tuhan ia menangis karna ucapanku? benarkah ia begitu sakit hati? tapi suruh siapa ia bersin di hadapanku.
Tapi kasihan sekali yeoja ini, mengingat masa lalu kami sebagai sahabat baik , rasanya tidak adil skali memperlakukannya seperti ini.

"Mianhe !"

"Mianhe? kau fikir setelah itu semua selesai? kau sudah sering menghinaku , dan kau sudah banyak membuatku sakit hati sekarang kau bilang mianhe?"

"oke oke... aku memang sangat benci dengan orang yang sangat kotor dan berantakan, dan aku juga tidak suka melihatmu yang sekarang, tapi sungguh sbenarnya aku tidak benar-benar membencimu" hyeri menatapku dalam.

"aku tidak membencimu karna dulu kau pernah jadi sahabatku, kau mengerti?"

"lalu kenapa saat kita bertemu kau menjadi sangat menyebalkan dan tidak seperti dulu lagi?"

"sejujurnya pada awal bertemu denganmu aku merasa kesal karna dulu kau pergi meninggalkanku tanpa pamit"

"meninggalkanmu?"

"ne, bukankah kau pergi ke cheongsan tanpa berpamitan denganku?"

"sepertinya kau salah paham, aku yang menunggumu , siang itu aku menunggumu, tapi hujan turun dan kau belum juga datang, sehingga ku putuskan untuk pergi saja, tapi sungguh aku tidak berniat meninggalkanmu"

Jadi selama ini aku sudah salah faham, ternyata hyeri benar menungguku,
"tapi bagiku itu masa lalu dan aku sudah tidak ingin mengingatnya lagi" aku pun pergi meninggalkan hyeri sendirian

===

esok harinya pagi sekali aku sudah datang dan aku berniat untuk minta maaf pada hyeri karna selama ini aku sudah menyakiti hatinya, aku hanya ingin semua selesai tanpa ada dendam.
Tapi dari kejauhan aku melihat jinki sedang berdiri di loker milik hyeri.
Aku memperhatikan gerak geriknya, Tak lama aku melihat ia mengeluarkan sebuah kotak kecil lalu menempelkannya pada pintu loker hyeri setelah itu pergi.
Aku melihat kotak warna merah itu, mirip dengan sebuah kotak kado, ingin skali aku melihat isinya, tapi aku sangat anti mengetahui rahasia orang lain, tapi tidak apa2 anggap ini yang pertama dan terakhir kalinya.
Aku membuka kotak itu, isinya cuma secarik kertas warna Pink, hahah ternyata si jinki itu menyukai warna pink, feminim skali. Aku pun membuka kertas itu , ku baca stiap bait tulisan dari kertas manis itu. Sekatika mataku terbelalak melihat isinya.
"ternyata jinki menyukai hyeri, ia mengaku sebagai Fans misterius, hahah, non jentelmen! heuh, dia itu pria atau wanita, sejak kapan memakai cara seperti ini untuk merebut perhatian hyeri, kalau dia suka tinggal bilang saja kan? tidak , tapi aku tidak akan membiarkan hyeri jatuh cinta padanya" Lho.. kenapa aku merasa keberatan jika jinki menyukai hyeri, ahk, aku hanya tidak suka karna selama ini jinki di kenal sbagai playboy dan aku tidak mau hyeri terjebak, ya hanya itu saja tujuanku.

===
Hyeri POv

"hari ini sudah tidak ada alasan lagi untuk aku musuhan dengan kibum, jadi mulailah hari baru " aku pun berangkat ke sekolah dengan hati yang sangat senang mengingat aku dan kibum sudah baikan, tapi ia mau melupakanku, huft jangan sampai itu terjadi, aku ingin masa lalu kami kembali.

Sampai di sekolah aku melihat namja berkulit putih mulus itu berjalan melalui aku.
"Mr.clean !"

kibum terdiam sejenak lalu menoleh.

"kau memanggilku?"

"ah ne" kataku tersenyum.

"wae? "

"boleh aku mengatakan sesuatu?"

"silahkan !"

"aku ingin kita kembali ke masa lalu, tanpa permusuhan dan pertengkaran"

"maksudmu?"

"ya, aku ingin kau memperlakukanku seperti dulu, aku ingin memperbaiki hubungan persahabatan kita, kau setuju?"

Kibum terdiam sejenak, "baik, tapi dengan 1 syarat"

'apa? jangan inginkan yang aneh-aneh"

"tidak, mudah saja, kau harus berubah, terutama penampilanmu, apa kau bisa?"

"oke, tidak masalah, tapi kau juga harus bersikap seprti dulu, dan tidak seperti sekarang"

"Tidak mungkin !" tiba-tiba jinki oppa muncul di belakangku.

"jinki oppa?"

"kalian tidak mungkin bisa kembali, hyeri kau mau berubah demi namja ini bukankah slama ini ia sering membuatmu sakit hati?"

"jangan ikut campur ! ini urusanku dan hyeri" tegas kibum.

"bukankah kau sngat menyukai taemin?" tanya jinki oppa dan itu membuatku terpaku.

"baiklah, aku tidak memaksa , semua keputusan ada di tanganmu ! dan 1 lagi, aku baru tahu bahwa ada seorang namja mmacho yang menggunakan kertas surat warna pink intuk menulis surat secara sembunyi2 , itu sama saja menipu !' ujar kibum lalu pergi, aku tidak mengerti dengan ucapannya yang terakhir itu.

Kibum POV

Aku kesal skali pada jinki yang berkata tentang aku yang sembarangan, aku memutuskan untuk pergi.

===
Waktu istirahat seperti biasa aku manfaatkan untuk membaca novel di taman, tapi entah kenapa aku ingin skali tahu apa yang hyeri lakukan sekarang, bukankah sekarang aku sudah jadi pacarnya.
Aku putuskan untuk menemuinya di kantin.

Ternyata ia sedang bersama dengan jinki.

tanpa basa basi aku pun duduk tanpa permisi diantara mereka.

"kau?" ujar hyeri sambil membelalakan matanya.

"ne, wae?"

"kau tidak biasanya disini? biasanya kau baca buku ?"

"memang kenapa ? tidak ada larangan bagiku duduk disini kan?"

"tapi..."

"jadi merasa sekarang kau sudah jadi pacar hyeri makanya kau merasa berhak duduk disini?" Sela jinki

aku terdiam sejenak.
"ne, memang sekarang aku ini kan pacar hyeri, jadi apa maksudmu berkata begitu?"

"emh... ya aku hanya heran saja kenapa tiba-tiba kau mau pacaran dengan hyeri? bukankah slama ini kau menganggap kalau hyeri adalah yeoja yang tidak pantas untukmu?"

"oya? itu dulu sekarang tidak , aku sudah melusruskan semua kesalah fahaman kami, jadi aku memutuskan untuk memulai semua dari awal lagi, jadi kau jangan komentar lagi !"

kepalaku rasanya sangat panas, aku segera menarik tangan hyeri dan membawanya pergi dari hadapan jinki.

"ya ! apa yang kau lakukan padaku?!" tria hyeri yang kesakitan karna aku mencengkram tangannya.

"ya ! kau fikir aku ini apa? kenapa kau memperlakukanku seperti ini?" Aku hanya diam menahan kesal.

"ya ! kim kibum !" triak hyeri membuatku kaget.

"kau fikir kau bisa seenaknya begini padaku? kenapa kau slalu memaksakan kehendakmu , jika kau mau memulai semuanya dari awal enapa kau harus melakukan ini padaku.

"ya kenapa kau harus percaya kalau aku mau memulai dari awal lagi" kataku , enatah apa yang aku katakan , saat ini hyeri pasti kaget.

"jadi kau .. kau berbohong ingin memulai semua dari awal?"

"anyyi, bukan begitu hyeri, maksudku, aku ingin kita memulai hal yang baru, bukan sebagai musuh melainkan sebagai teman"

"teman? heuh baik ! kalau sebagai teman kenapa kau harus menariku sampai seperti ini, kau bilang kalau kau setuju pacaran denganku dan begini kenyataanya?seharusnya kau tidak perlu mengatakan itu padaku"

"aku aku hanya.."

hyeri pun pergi , belum lama ia berjalan aku kemudian berlari dan menarik tangan hyeri, tanpa sadar aku pun memeluk hyeri.

"ki ki buma~aa??" katanya memegang pundakku.
setelah aku sadar bahwa sekarang aku sedanga memeluk hyeri,aku pun bergegas pergi meninggalkan hyeri.
Entah apa yg ku lakukan , kenapa aku malah memeluk hyeri dan tidak mau hyeri marah padaku, perasaanku ini sama skali tidak wajar, aku sadar bahwa aku ternyata menyukai hyeri.

"apa ? ternyata selama ini sikapku sangat kasar pada hyeri karena aku menyukainya? itu tidak mungkin , dia kan kotor dan dia juga slalu berantakan, benarkah tuhan telah mengutukku karna aku sering skali menghina hyeri, sekarang aku malah menyukai hyeri, benar2 aneh.. huft! aku harus tenang , mungkin ini hanya perasaan sesaat, krna dulu aku pernah dekat dengan hyeri, bukan berarti aku menyukainya." aku mencoba myakinkan hatiku , aku tidak menyukai hyeri.

Hyeri POV
apakah barusan kibum memelukku? jinja? kenapa aku merasa kaget dan senang? pipiku terasa panas dan ada rasa malu dalam hatiku, kenapa aku pun tidak berkata apa2 pada kibum, malah melongo seperti orang bodoh.
apakah kibum menyukaiku?

"TIDAK MUNGKIN !"

===
Sore itu aku pergi ke taman di pinggir kota, taman itu tidak terlalu ramai pengunjung karena letaknya yg kurang strategis.
Aku terus teringat dengan pelukan kibum tadi siang, itu membuatku bingung dgn apa yg dia rasakan padaku.

"Hyeri ?!" suara seseorang memanggilku dari arah belakang.

ternyata taemin. "Taemin? sedang apa kau disini?"
"oh, emh aku sedang jalan2 saja" kulihat taemin dengan seorang yeoja . tubuhnya tinggi seperti tubuhku, rambut yg panjang di tata sedemikian rapi dan stelan dress yg anggun , sangat cantik sekali, mungkin ia pacar taemin.Aku membayangkan bagaimana kalau aku berpenampilan seperti yeoja ini.

"hyeri?!" seru taemin menyadarkanku dari lamunan.

"oh ne .. wae?"

"kau mau kemana?"

"aku  emh aku mau pulang, kalian pacaran?"

"oh tidak , kami hanya kencan sekali ini saja"
jinja? jadi taemin tipe namja yg suka berkencan dgn yeoja sekali saja.. ahk biarkan saja lah , ops ! kenapa dgn aku/ bukankah aku sangat menyukai taemin tapi kenapa sekarang aku malah tidak cemburu melihat ia bersama dengan yeoja lain?

"kalau begitu aku pulang duluan ya !" aku pun pergi meninggalkan mereka, entah apa yg ku pikirkan aku selalu berpikir tentang penampilan yeoja itu.
Akhirnya aku putuskan untuk pergi ke Mall ,Ku telusuri pinggiran toko pakaian di dalam mall itu hingga aku menemukan sebuah pemandangan indah nan anggun. Sebuah dress berwarna pink cream di balut dengan sabuk kecil bermotif bunga diikatkan hingga membuat sebuah pita kecil. ya tuhan aku sangat terpana melihatnya, tanpa sadar aku masuk ke toko tersebut dan berniat untuk membelinya, entah setan apa yg merasukiku hingga aku mau membeli dress itu.
Aku bersiap mencoba dress pink itu, aku takut hasilnya akan jelek dan tidak pantas.
setelah ku lihat ternyata ya tuhaaaaaaaaaaaaaaaann.. ini bagus sekali ! jerit hatiku, walaupun rambutku berantakan dgn model rambut yg tidak beraturan serta wajahku yg berminyak, tetap saja kelihat bagus menurutku.
Aku pun berhasil membeli dress kebanggaanku itu, saat ku keluar dari toko tersebut tidak lama ku lihat ada promo pembukaan salon , harganya sangat murah, cocok dgn target harga anak sekolah, aku pun mulai kerasukan lagi untuk mencoba kegiatan yg biasa di lakukan oleh kaum yeoja ini yaitu Nyalon.

"Selamat sore nona! ada yg bisa saya bantu? anda mau creambath atau make up?"

"emh.. lakukan apa yg menurutmu pantas untukku, ini bajunya" kataku menyerahkan baju dress yg baru ku beli.

"apa anda tidak ingin mengganti sepatunya?"
"ohk !" ya ampuun aku lupa , masa baju dress di padukan dgn sepatu warior putihku yg sudah lusuh ini sih?
"apa disini jual sepatu juga?"

"kebetulan kami sednag promosi sepatu juga, nanti saya bisa pilihkan untuk anda"

aku pun mengiyakan tawaran si karyawan salon.

Waktu terus berjalan sambil menunggu aku di make up aku pun membaca beberapa majalah yg di sediakan di salon tersebut.

1 jam kemudian.

selesailah aku di make up, aku melihat dengan mulut ternganga diriku di kaca, ya tuhaaann apakah benar ini aku?

Cantiiiikkk skali !! jerit hatiku sambil senyum2 senang.
"Kibum pasti suka!"

what? kibum? jadi aku berdandan seperti ini untuk kibum? benarkah? kibum kau benar2 hebat, kau bisa mengubahku hanya dengan 1 pelukan saja, tapi apakah ia tidak akan menertawakan aku?
Aigoooo !!

Aku mengelus rambut baruku yg halus dan berwarna pirang ini, ada bando pita warna pink pula , karyawan salon ini benar2 hnadal sudah membuatku cantik seperti ini.

Selesai membayar salon aku pun pergi.

Saat  aku mulai berjalan di pinggiran mall aku rasakan semua orang memperhatikanku, sepertinya kali ini mereka melihatku kagum , bukan melihatku jijik lagi.

ya tuhaaan senang skali menjadi cantik, ternyata selama ini kibum selalu cerewet padaku karna agar aku bisa merasakan bagaiman bisa menjadi orang cantik bukan karna ambisinya saja.

"Kibum ! kau benar2 baik !" ingin skali aku memberitahunya bahwa aku sudah berubah, tapi setelah ku fikir2 lebih baik ia tidak usah tau , nanti yg ada aku jadi bahan ejekan dia, dia kan belum berubah 100% baik padaku, buktinya ia masih sering bersikap sinis padaku, dan dia juga mau melupakan masa lalu kami.

Bruugghhh !

aku menabrak seseorang.

"mianhe !"kataku yg perlahan bangun, orang itu pun memberikan tangannya untuk membantuku.

"hyeri?" aku melihat ke wajah orang itu dan ternyata ia Kibum.
aku langsung melepaskan tanganku dari genggamannya, dan berlari sekuat tenaga, berharap ia tidak akan mengejarku tapi sial ia malah mengejarku.

"hyeriii !!!" triaknya. Sial karna ku tidak cukup handal dalam berlari aku pun tertangkap olehnya.

aku berusaha menunduk dan menghindari pandangannya.

"kenapa kau lari?"

"emhh aku sedang ada.. eeeuu cosplay ne cosplay"

"aku tanya kenapa kau lari? bukan bertanya sedang apa"

"aku hanya.. emh.. "

aku merasakan kibum memandangiku dengan teliti.

"kenapa kau melihatku begitu? kau mau mengejekku?"

aku kira kibum akan marah ternyata ia malah memegang pundakku.

"aku sennag kau mau tampil cantik" katanya tersenyum.

"kenapa senang?"

"karna aku telah berhasil mengubahmu" jelasnya membuatku kesal.

"kau fikir ini semua karnamu? ini karna aku memang sedang cosplay"

"kau sangat cantik , aku suka!" jelasnya tersenyum lagi.

yatuhaaaaaannn aku tidak sanggup melihat namja tampan + menyebalkan ini tersenyum padaku.

"kau mau pulang?"

"ne.. aku bisa pulang sendiri"

"aku harap kau bukan cinderella yg hanya berubah hari ini saja, aku harap besok dan seterusnya kau bisa menunjukan kepada semua orang kalau kau bukan yeoja kotor dan berantakan lagi"

"bukankah hanya kau yg berkata begitu padaku, setahuku mereka semua tidak pernah berkata sepertimu yg sangat menyakitkan "

"mungkin kata2ku memang sangat menyakitkan , tapi aku yakin baru beberapa menit saja kau berubah kau sudah merasakan seberapa beruntungnya kau sekarang, dan betapa bahagianya kau sekarang, benar kan?"

"kau memang bena2 membingungkan, kadang kau bersikap seolah kau peduli padaku tapi kadang kau bersikap seolah kau membenciku, cukup dan hentikan , jika kau memang ingin membenciku, sekalian saja kita musuhan, kalau kau memang ingin peduli padaku sekalian saja kau hentikan aksimu menyakitiku dgn perkataanmu"

"asal kau tahu, stiap apa pun yg ku ucapkan padamu, itu semua untuk membangunmu agar jauh lebih baik, mereka semua tidak peduli padamu makanya mereka diam , termasuk sahabatmu lee jinki"

"jadi maksudmu kau peduli padaku?"

"ne.. aku peduli padamu, hati2 dijalan, jangan naik bus kota, naiklah taksi agar kau tidak di ganggu oleh preman." kibum pun pergi.

ya tuhaaaannn apa yg harus aku lakukan dgn perasaan ini, kenapa aku jadi semakin bingung, apakah aku harus membenci namja itu atau menyukainya?

Kibum POV.
Aku mengikuti hyeri dari jarak yg cukup jauh dan tidak terlihat, Dasar yeoja bodoh, ia malah naik bus , tidak mendengarkan kata2ku.
aku pun ikut naik bus yg sama tanpa sepengetahuannya. Entah apa yg kulakukan , yg pasti aku harus pastikan ia selamat sampai rumah.

tidak lama hyeri sampai di perempatan jalan menuju rumahnya, karna rumah hyeri masuk ke dalam kompleks yg tidak jauh dari rumahku.

dari kejauhan kulihat hyeri sedang di ganggu oleh beberapa namja yg sedang mabuk.

"lepaskan aku !" kata hyeri melawan.

aku segera berlari saat namja2 tersebut mencoba mencium hyeri.

brugghhh !! praakkkk !

seorang namja kupukul sekuat tenaga hingga jatuh.

"siapa kau? berani sekali pada kami!"

bruugghh !

kurasakan sakit skali di bagian perutku karna mereka mengkroyokku

plakk bruugghh , jdarrr.. jderr... bugghh !!

aku pun habis di pukuli oleh namja2 itu, aku tidak bisa melihat hyeri lagi karna terhalang oleh 5 namja itu.

sampai akhirnya ada beberapa orang yg melihat perkelahian itu dan berusaha membantuku, alhasil semua preman2 itu kabur.

aku pun hilang kesadaran.

===

Aku membuka mataku dan melihat sekitarku, sepertinya ini bukan kamarku melainkan RS.
Di sebelahku ada hyeri yg sedang tidur karna ini sudah larut malam.

aku mengelus rambut hyeri yg kini sangat indah, aku berinisiatif untuk menggendongnya tidur di ranjangku.
Sepertinya ia sangat lelah sehingga ia tidak terbangun sedikitpun saat ku gendong. Dan sekarang gantian aku yg menemaninya.

Hyeri POV

Aku terbangun dari tidurku, kulihat ada kibum di sebelahku

"hah? kenapa jadi aku yg tidur disini? kibum~aa!"

kibum terbangun dengan wajah cutenya.

"wae? kau sudah bangun?"

"ne.. kenapa aku yg tidur disini?"

"aku tidak ingin yeoja secantikmu pegal2 karna tidur di bangku apalagi itu karna menemaniku"katanya tersenyum, Dia manis sekali, sangat romantis.

"emh.. tapi apa kau sudah baikan?"

"ne.. aku sudah sehat buktinya kau bisa menggendongmu"

"hehe" aku pun mulai salah tingkah,
"emh ini sudah pagi sebaiknya aku pulang" kataku yg bergegas pergi.

"tunggu! adduuhh !" kibum terjatuh aku pun langsung meraih tubuhnya.

"gwenchana?"

"ne .. "kemudian kibum memelukku

"mianhe.. selama ini aku selalu menyakitimu dgn semua kata2ku, jujur aku tidak berniat buruk padamu, aku hanya ingin kau berubah jadi lebih baik"

"ne .. aku sudah tau "

"selama ini aku selalu menghindar dari perasaanku padamu, tapi semakin aku menghindar aku malah semakin terjerumus"

"maksudmu?"


"aku mengakui sebenarnya aku menyukaimu, tapi entah kenapa aku merasa malu untuk menyatakannya"
aku kaget setengah mati mendengar perkataan kibum.

"ji jinja?"

"ne, mianhe kalau selama ini aku selalu menyakiti perasaanmu hyeri"

"jadi selama ini kau sangat menyukaiku?"

"ne .. bisa di bilang begitu , apa kau marah karna aku menyukaimu?"

"anyyi.."

"lalu apa kau menyukaiku juga?"

"ne.." kataku tanpa ragu lagi

"sejak kapan kau mulai menyukaiku?"

"emh... euu sebenranya aku sudah sejak lama menyukaimu kibum , mungkin sejak pertama kita bertemu setelah kita berpisah cukup lama"

"tapi kenapa kau sellau cuek dengan semua ucapanku?"

"aku kesal karna kau selalu memanggilku yeoja kotor"

"ne, itu memang salahku, mianhe hyeri, tapi aku sudah lega rasanya karna sudah mengetahui isi hatimu sekarang"

"lalu?"

"aku ingin kita pacaran sungguhan" kata kibum membuatku kaget lagi.

"tapi bukankah kau tidak suka yeoja kotor?"

"aku yakin kau bukan yeoja kotor, buktinya hyeri yg ada di hadapanku sekarang adalah hyeri si yeoja cantik"kata kibum menggodaku.

"jinja? emh.. ne.. baiklah.. "

kami berdua pun cukup lama diam , yg pasti karna salah tingkah.

"hyeri, ayo kita pulang saja lagi pula aku sudah tidak apa2"

kami berdua memutuskan untuk pulang.

===

Pagi ini sudah banyak sekali perubahan, diantaranya yaitu aku sudah tidak lupa mandi dan berpakaian rapi lagi, dan yg paling spesial adalah mulai hari ini kibum akan menjemputku stiap hari untuk pergi ke sekolah bersama.

"Nona hyerii !!" panggil pembantu di rumahku"

"ne !! chakkeumanyeo !!"

"tuan muda kim sudah menunggu di bawah"

"ne.. sebentar"

aku pun bergegas lari menuju ke ruang tamu, ternyata sudah ada kibum yyg sedang minum teh yg di sediakan oleh pembantuku.

"kau cepat skali"

"ayo cepat kita hampir telat" ajak kibum yg segera menarik tanganku

kami berdua naik motor sporty milik kibum.

"pegangan yg erat changi~aa"

"ne.. emh.. mwo changi?"

"ne.. wae?"

"kau memanggilku changi?"

"ne,, wae changi?"

"haha.. ini baru kali pertama ada yg memanggilku dengan sebutan seperti itu"

"jinja , memang sebelumnya kau belum pernah pacaran?"

"anyyi.."

"wae?"

"karna tidak ada yg mau denganku. aku kan yeoja kotor"

"heum.. tapi sekarang kan sudah ada yg memanggilmu begitu apa kau senang?"

"ne.. tentu changi" kataku ragu untuk memanggilnya itu.

"tidak usah ragu .." kemudian kibum pun menggas motornya dengan kencang, otomatis aku [pun memeluk tubuhnya.



Sampai di sekolah kibum tetap menggenggam tanganku hingga semua orang melihat kearah kami.

"kau ... kau benar Ma hyeri?" tanya seorang namja  teman sekelasku.

"ne wae?"

"kau beda sekali , kenapa tidak dari dulu kau berdandan seperti ini"

"kajja changi !" ujar kibum yg terus menggandeng tanganku.

tidak lama kami berlalu melewati jinki oppa , ia hanya melihat kearahku.

"hyeri !" panggil jinki oppa

"ne oppa ?"

"kau, sejak kapan kau datang bersama dengan Mr.clean?"

"sejak sekarang !" jawab kibum

"jinja? lalu apa kau yakin tidak akan di ejek lagi oleh Mr.clean ini? dan oya bukankah kau sangat tidak suka pada hyeri?"

"itu bukan urusanmu"

"Pecundang !"

"kau bilang apa? "kata kibum menoleh dengan wajah kesal sekali

"ne, kau pecundang, bukankah kau bilang tidak akan pernah menyukai hyeri, tapi nyatanya kau sekarang malah so menjadi pacar sungguhannya?"

"kau yg pecundang ! bukankah kau menyukai hyeri lee jinki?"

"mwo?"

"ne.. kau menyukai hyeri kan tapi kau tidak berani menyatakannya, setiap pagi kau mengirimkan surat ke loker hyeri, dan mengaku sebagai fans misteriusnya, apa itu namanya bukan pecundang?"

"eu.."

apa? jadi selama ini yg mengirim surat2 itu jinki oppa? jinja? bukankah kami hanya teman?
"benarkah itu jinki oppa?"

"emh.. aku bisa jelaskan semua ini hyeri, ne .. aku memang menyukaimu, tapi aku menunggu waktu yg pas untuk menyatakannya, makanya aku memperhatikanmu dari jauh"

"ne, baik aku bisa mengerti, tapi, mianhe, aku tidak bisa membalas perasaanmu, ternyata selama ini kau benar , aku sudah menyukai kibum, hanya aku yg tidak sadar"

"jadi kalian sudah pacaran?"

"ne"

"baiklah aku mengerti, tapi asal kau tahu , aku selalu menyukaimu, "

aku dan kibum hanya berlalu melewati jinki oppa

dalam perjalanan ke kelas aku memikirkan apa yg barusan saja jinki oppa katakan, jadi selama ini ia menyukaiku, kenapa kau tidak sadar, bukankah selama ini ia yg slalu ada untukku, ia slalu menemaniku di saat aku sedang sedih, walaupun kibum menyukaiku, tapi selama ini ia tidak pernah ada untukku.

aaahh apa yg ku fikirkan , kenapa kau jadi memikirkan namja lain? bukankah aku sudah menemukan perasaanku.

==

saat istirahat tiba aku bergegas ke perpustakaan untuk bertemu dengan kibum karna kami sudah janjian lewat sms.
Saat aku masuk , ku lihat kibum sedang mengobrol dengan mantan pacarnya kim subin.
aku melihat mereka mengobrol sambil tertawa.
"sebenarnya apa sih yg mereka bicarakan?" mungkin saat ini aku sedang cemburu.
tidak lama aku melihat kibum di tarik oleh subin menuju rak buku yg ada di pojok.

"hah? apa yg mereka lakukan" aku sangat penasaran.

saat kulihat ternyata mereka.. entah sedang apa tapi posisi kibum ada di bawah subin, dan subin, ya tuhan mereka sedang berciuman.

"kibum !" sontak aku berlari sekencang2nya dan menahan air mataku

"hyeri !!"

Kibum POV

aku berlari mengejar hyeri.

Bruugghhhh.. tiba2 hyeri menabrak tiang dan jatuh seketika, dahinya memar ia pun terus berlari, aku yakin ia pasti merasa kesakiitan. Tapi entaqh kemana dia, aku kehilangan jejaknya.

"hyeri.. kau salah faham " fikiranku sudah kacau , aku ingin segera menemui hyeri dan menjelaskan padanya bahwa aku tidak melakukan apa2 pada subin.

"sudahlqah kibum , tidak usah di kejar" kata subin

"kau ! awas kalau sampai terjadi sesuatu pada hyeri !" ancamku, jelas aku kesal sekali karna gara2 subin pura2 ingin di ambilkan buku sekarang malah jadi begini.

aku pun terus mencari hyeri.

Hyeri POV

aku berlari menuju taman belakang sekolah.

"kenapa baru saja kau pacaran 1 hari dengan kibum , ia sudah mengecewakanku"
"ekhemm !! kau sedang apa disini?" tanya seseorang di belakangku,ternyata ia onew oppa.
"oh gwenchana"

"kenapa kau menangis?"

"oh.. tidak aku hanya kelilipan !" kilahku agar onew oppa tidak curiga.

"aku sudah mengenalmu 2 tahun jadi aku tahu dirimu."

aku pun tidak bisa mengelak lg untuk cerita dgn oppa.

"kau boleh cerita jika kau ingin " lalu oppa duduk disebelahku.

"aku bertengkar dgn kibum"

"knp bisa?"

"dia kissing dgn subin "

"subin? kelewatan sekali, bukankah ia masih jadi pacarku? kau yakin mereka berciuman?"

"ne.. tapi knp kau tidak marah?"

"untuk apa? aku dan subin cuma melanjutkan permainan  saja"

"oh.. " aku pun melanjutkan aksi melamunku.

tiba2 onew oppa pergi entah kemana..



10 menit kemudian ada seseorang yg membawakan aku setumpuk balon gas dgn bermacam warna.

"key?" panggilku berharap itu kibum.

"key? aku onew ! "kata onew oppa..

"oppa? "aku pun tersenyum melihat onew oppa memakai baju badut, sepertinya ia ingin sekali menghiburku.

"kenapa oppa bisa?"

"tentu saja apa yg tidak bisa aku lakukan untukmu"

"hahahah" aku pun memeluk oppa tanpa sadar sudah ada kibum yg melihat kami pelukan.

"lepaskan pacarku !"tegas kibum dgn suara yg keras membuatku kaget.

"wae? kau tidak suka? "

"kau sudah tahu malah tanya"

"memangnya kenapa kalau aku memeluk hyeri?"

"tentu saja hyeri itu bukan orang yg harus kau peluk, kau kan punya pacar"

dari belakang sudah ada subin yg memperhatikan kami.

"onew kenapa kau selingkuh? aku bisa laporkan kau ke ketua panitia"

"silahkan ! aku tidak takut.."

"baiklah kalau begitu aku juga akan selimgkuh dengan kibum"

"stop !! lebih baik kalian selesaikan dulu masalah kalian ,, aku mau pergi "

aku pun pergi meninggalkan orang2 berisik itu.


===

Kibum POV

aku sudah tidak tahu lagi harus menjelaskan apa pada hyeri, karna ia sudah sangat marah padaku..

tidak lama kudengar hp si onew berbunyi.

"yeoboseo ! ne hyeri wae?"

ternyata hyeri malah menelpon onew bukan aku .

"ne , oppa gwenchana , dangsineun?"

kemudian si onew pergi dengan baju badut bodohnya itu.

aku benar2 kecewa pada sikap hyeri yg menelpon onew aku pun memutuskan untuk pergi.

sampai akhirnya aku memutuskan untuk menelpon hyeri.

tuuuuutttt

tuuuuuut

tuuuuut

"wae?" jawabnya pelan

"hyeri .. dengarkan aku dulu"

"apa lg?"

"asal kau tau aku tidak seperti yg kau lihat"

"lalu?"

"subin menjebakku?"

"apa aku harus percaya?"

"tentu karna itu kenyataanya changi"

"......"

"hyeri...! kau percaya kan? kau sudah kenal aku sejak kecil, kau bilang kau yg paling mengerti aku, kau tahu jika kau memang menyukaiku berarti kau harus percaya padaku, karna hubungan itu di dasari dari rasa sayang dan percaya pada pasangan kita, jika kau tidak percaya berarti kau belum siap untuk pacaran denganku"

apa pun yg aku katakan pada hyeri ia hanya diam, sesekali aku mendengarnya menangis.Aku tahu hatinya sakit melihatku seperti itu dgn subin tapi apa lagi yg bisa aku lakukan selain meyakinkannya .
kenapa disaat aku menemukan orang yg aku cintai semua ini harus terjadi? ini semua karna kebodohanku.

====
malam sekitar pukul 7 aku pergi kerumah hyeri, namun sepertinya cuaca sudah hampir hujan karna kilat sudah terlihat berbias dilangit, namun itu tidak sedikitpun menghalangiku ...

ting tong !

aku memencet bell rumah hyeri.

cekrek !!

saat dibuka pintu, kulihat hyeri dgn wajah yg sembab.

"hyeri??!" hyeri pun berusaha menghindar dan menutup pintunya lagi.

"hyeri.. dengarkan aku dulu ! tolong !" aku pun kalah karna hyeri sudah menutup pintunya lagi.

"hyeriii !! aku tidak akan pergi sebelum kau mendengarkan aku !" teriakku yg berusaha agar hyeri mendengar ucapanku.

tidak lama hujan pun turun.

hyeri POV

ia tidak mungkin menunggu ,karna a bukan namja yg rela mengorbankan dirinya, benar .. onew oppa pasti benar.

aku pun putuskan untuk masuk ke kamar dan meneruskan aksi menangisku, jujur baru kali ini aku merasa terluka karna namja.
aku merasa sangat lelah karna sudah sedari pulang sekolah aku menangis sampai akhirnya aku ketiduran.

Kibum POV

aku percaya kau pasti kau akan keluar dan mendengarkan semua penjelasanku.

"aku harus kuat !!"

seluruh tubuhku terguyur air hujan yg sangat deras, hingga rasanya sakit sekali , tapi aku harus tetap berdiri disni karna hyeri belum juga membuka pintunya. Mungkin ini hal bodoh yg pertama aku lakukan untuk seorang yeoja, tapi entah aku merasa ini sah2 saja karna aku benar2 mencintai hyeri.

"kibum ! kau bodoh , tapi kau benar2 namja sejati"
kataku bicara sendirian ditengah hujan.

hyeri POV

aku terbangun dari tidurku , saatku lihat jam ini sudah pukul 3 malam, aku pun mulai beranjak bangun meskipun kepalaku masih berat untuk bangun.

"yatuhan dia !" aku p[un segera berlari kearah jendela dan memastikan kalau kibum sudah pulang.

"YATUHAN !!" ternyata ia masih ada disana , hanya ia sudah tidak berdiri melainkan duduk sambil menunduk, sepertinya hujan juga sudah berhenti.

aku pun sontak menghampirinya

aku berlari menuju kibum. "kim kibum~aa !"
ia menoleh dengan lemah.

"kau? apa sejak tadi kau ada disini?"

"hehe .. akhirnya kau keluar juga?"

"kenapa kau sangat bodoh sih?"

"hehe aku seperti orang bodoh ya?"

"kau ini dasar "

pletakkkk !!

bruugghhh

tubuh kibum pun tumbang saat aku memukul bahunya.

"eh eh kibum .. kau kenapa? gwenchana?"

"kenapa kau memukulku sih? aku kan sedang lemas.''
aku pun segera memboyong kibum kedalam rumahku, kebetulan sekali eomma appa sedang keluar kota.

aku memeriksa tubuh kibum

"kau panas sekali ,, kau demam ya?"

"ne hyeri.. aku sakit" katanya sedikit melas.

"baiklah aku akan mengompresmu , sekarang kau berbaring dulu ya.." aku pun membaringkannya di sofa ruang tamu.sementara itu aku pergi mengambil lap dan air es.

saat aku kembali ternyata kibum sudah tertidur.

"aduuuhh bagaimana ini , ia malah tidur, ia kan harus ganti baju, kibum ayo bangun !"

kibum pun terbangun.

"ada apa?"

"kau harus ganti baju , ini kau pakai baju punyaku saja" aku memberikan kaos casual bergambar hello kitty agak besar sih di tubuhku dan celana pendek warna biru milikku pada kibum

"oke"

kibum pun mengganti baju dan celananya.

saat keluar dari kamar , aku melihat kibum dgn ternganga.

"ahahahahahahahahaha" sontak aku tertawa.

"bodoh .. jgn tertawa, bukankah kau yg memberiku ini? "

"ahahahahah tapi kau lucu sekali dgn pakaian itu"

"menurutku ini lumayan, hanya sedikit feminim saja"

"bukan sedikit tapi kau memang sangat feminim hahahah"

"yaa! berhenti mentertawakan aku, aku ini sedang sakit , jangan anggap aku ini bodoh lagi"

"ne ne.. tapi... ahahahah"

"yaaa !! kalau kau tertawa lagi aku akan ...."

"akan apa?"

"aku akan menciummu!"

"coba saja kalau berani ..ahahahaha"

kibum pun menghampiriku

"kau mau apa?"

"menciummu"

!@#$%^&*())+)&%$#@#%^&**()


seketika aku rasakan bibir kibum menyentuh bibirku, rasanya lembut dan hangat.

kibum mengelumat bibirku hingga aku tidak bisa bicara.

aku pun memutuskan untuk menikmati ciuman itu, dan memang aku sangat bahagia hehe

"boleh aku mencium lehermu?"

jinja? apa yg ia katakan? bukankah ia tidak perlu izin, membuatku malu saja
aku tidak berani menjawab ,aku hanya memejamkan mata saja.

kibum pun mulai mencumbuku sampai desah nafasnya dapat kudengar.
ia mendekap tubuhku di dadanya yg bidang sambil merangkul leherku agar tetap tegak berciuman dengannya, kurasa ia sudah pengalaman dgn ini, entah dgn siapa ia melakukannya aku tidak perduli.
kibum terus mendekapku sampai ia menidurkan aku di sofa, ia menikmati setiap desahan nafasku, aku pun tidak bisa menolak karna ku memang sangat menyukai namja tampan itu.

"malam ini kau adalah miliku" ujarnya sambil mengecup mataku.

"ne.. ta ta tapi memang apa lg yg mau kau lakukan?"

"menurutmu?"

"aku mohon jgn lakukan yg tidak2 ,kita kan masih pelajar kibum?" kataku agak takut dgn tatapan mata kucingnya itu.

"haha.. tentu saja aku juga tahu, aku sangat menghormatimu, jadi aku tidak akan melakukan yg lebih dari itu."

"lalu apa yg akan kau lakukan?"

"aku hanya ingin kau temani aku disini .. aku ingin tidur sambil memelukmu "

akhirnya kami memutuskan untuk tidur dikamar tamu, tanpa berbuat apapun.

"mianhe.. kalau tadi siang aku memebuatmu menangis?" ujar kibum yg mengelus rambutku.

"ne gwenchana ! mianh kalau aku juga malah tidak mendengarkanmu"

"ne.. gwenchana"

kami pun terdiam sejenak memandang bintang yg mulai bermunculan karna hujan sudah reda.

"kau tahu kalau jinki menyukaimu?" tanya jinki

"e?? jinja? anyyeo "

"ia sangat menyukaimu"

"darimana kau tahu?"

"aku pernah melihatnya menyelipkan surat di lokermu"

"jadi selama ini dia yg mengirim surat rahasia itu?"

"ne.. dan dia juga yg menuliskan semua materi pelajaran yg tertinggal"

"jinja? kenapa bisa? dia kan kakak kelas"

"ia menemui guru untuk mencatat semua materi pelajaran yg terlewat olehmu dan ia selipkan di lokermu"

"jadi kau tahu semua ya? knapa tidak bilang padaku?"

"aku takut .."

"takut?"

"ne aku takut kau malah menyukainya, karna jujur saja ia memang banyak berkorban untukmu, dari mulai membuatkan catatan, membantumu saat dihukum dan menghiburmu kan?"

bodoh kenapa aku baru tahu kalau selama ini jinki oppalah yg byk membantuku

"kau kenapa? apa kau berubah fikiran?"

"anyyi.. aku hanya kasihan padanya, karna aku tidak bisa membalas perasaannya, aku ingin sekali menyukainya hanya aku tidak bisa, karna aku lebih menyukaimu yg sangat menyebalkan"

"mwo? aku menyebalkan? hahah benar, tapi orang menyebalkan belum tentu jahat, dan tidak punya cinta, aku rela melakukan apapun , bahkan aku bisa berkorban lebih dari yg onew lakukan padamu"

"ne benar.. kau sudah merubahku jadi lebih baik sekarang, jadi aku tidak di kucilkan lagi karna aku kotor"

"dan bukan hanya itu, aku juga sangat menyayangimu"

"kibum.. kau tahu hal yg p[aling aku inginkan hanya bersamamu"

===

keesokan harinya aku bermaksud bicara pada jinki oppa
aku menjelaskan padanya kalau aku tidak bisa membalas [perasaannya.

"wae? apa karna kibum?"

"ne.. aku terlanjur menyukainya"

"kalau begitu maukah kau melakukan sesuatu? anggap kau membalas semua kebaikanku?"

"ne .. "

"berikan aku 1 ciuman saja agar aku merasa lega dan setidaknya aku bisa bahagia walaupun hanya sesaat, karna aku akan pergi untuk selamanya"

"pergi? wae?"

"karna kau sudah memilih kibum, dan karna aku harus pindah ke luar negeri."

"jadi kau akan meninggalkan aku?"

"ne.. untuk selamya."

"untuk selamanya?"

"ne.. untuk selamanya"

"wae? tolong jelaskan?"

seketika jinki oppa memelukku dan menciumku dgn penuh gairah.

aku pun berusaha melepasnya namun ia tetap berusaha, aku pun hanya pasrah, karna aku fikir ini untuk terakhir kalinya , dan karna sebenarnya aku juga merasa sayang padanya , entah hatiku merasa nyaman saat bersamanya , tapi aku yakin ini bukan rasa cinta, melainkan hanya sayang terhadap oppa, aku merasa jinki oppa begitu hangat. Aku kan selalu jadi fansnya, karna sejak dulu aku bertemu dgnnya aku sudah ngfans padanya.
anggap ini ciuman dari idolaku.

===

1 tahun kemudian aku dan kibum pun lulus dan kami berdua duduk di taman untuk merayakan kelulusan kami.

"kau akan melanjutkan kemana changi? tanya kibum

"aku akan kuliah di jepang "

"ne.. kalau begitu aku juga ikut hehe"

tidak lama ada seorang teman kami yg menghampiri.

"hyeri ada surat untukmu"

aku pun membuka surat itu ternyata dari onew oppa.

Dear Ma Hyeri

apa kabarmu hari ini yeoja energic? aku harap kau baik2 seperti biasanya.
mungkin saat kau baca surat ini aku sudah tidak akan bisa bertemu denganku lagi, mianhe aku pergi meninggalkanmu dengan 1 ciuman yg tidak kau kehendaki, aku yakin kibum pun pasti mengerti ,karna kau dalah yeoja setia. Aku selalu berharap di kehidupan selanjutnya kau dan aku berjodoh sehingga aku bisa merasakan bagaimana dicintai olehmu,. mungkin cinta tidak menghendakiku merasakannya di dunia ini sehingga aku harus pergi secepat ini dalam operasi transplantasi donor hati untuk orang yg sangat berharga bagiku ,yaitu eommaku..
aku sangat bahagia karna aku tidak di takdirkan denganmu, karna jika begitu tetap saja aku akan meninggalkanmu, dan kau akan bersedih. Biarkanlah hatimu tidak bersamaku, tapi hatiku tetap bersamamu, karna aku yakin dengan 2 hati namja yg kau miliki kau dapat hidup bahagia, 2 hati namja itu akan membuatmu bahagia dan merasa dicintai oleh 2 orang namja sekaligus , dan itu tidak akan pernah lenyap seperti  cintaku padamu. Lee jinki oppa akan selalu melihatmu dan merindukanmu karna hatinya hanya untuk ma hyeri .

sekian dariku , selamat bahagia dan selamat tinggal. i will always love u dongsaeng.
seketika aku menangis tersedu membaca surat itu.

kibum hanya memelukku.

ternyata 2 hati namja yg mencintaiku bisa membuatku senang dan bahagia karna 2 hati itu adalah sumber kekuatanku.

THE END

Tidak ada komentar:

Posting Komentar